BIMBINGAN MENTAL SPIRITUAL UNTUK MENUMBUHKAN REGULASI DIRI PADA PENYANDANG DISABILITAS MENTAL DI PANTI PELAYANAN SOSIAL DISABILITAS MENTAL PANGRUKTI MULYO REMBANG

MUFILA, SAFANA FITRIANI (2025) BIMBINGAN MENTAL SPIRITUAL UNTUK MENUMBUHKAN REGULASI DIRI PADA PENYANDANG DISABILITAS MENTAL DI PANTI PELAYANAN SOSIAL DISABILITAS MENTAL PANGRUKTI MULYO REMBANG. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101016134SAFANA_FITRIANI_MUFILA] Text (SKRIPSI2101016134SAFANA_FITRIANI_MUFILA)
SKRIPSI2101016134SAFANA_FITRIANI_MUFILA-0.docx - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (15MB)

Abstract

Penyandang disabilitas mental masih seringkali dianggap sebagai gangguan dan kurang diterima baik oleh masyarakat, oleh karena itu mereka membutuhkan proses pemulihan agar dapat kembali menjalani kehidupan sebagaimana individu pada umumnya, salah satunya dengan pengembangan regulasi diri yang baik. Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Pangrukti Mulyo Rembang merupakan salah satu panti yang menyediakan layanan rehabilitasi bagi penyandang disabilitas mental, salah satunya melalui program bimbingan mental spiritual. Pelaksanaan bimbingan mental spiritual dalam menumbuhkan regulasi diri pada penyandang disabilitas mental, tidak hanya melalui pendekatan medis tetapi juga melalui pendekatan spiritual yang dapat memperkuat aspek mental, emosional, dan sosial.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan bimbingan mental spiritual untuk menumbuhkan regulasi diri pada penyandang disabilitas mental. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala panti, pembimbing, pekerja sosial serta penyandang disabilitas mental.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan bimbingan mental spiritual di panti dilakukan secara rutin dan terstruktur setiap hari Rabu yang dilakukan oleh pembimbing mental spiritual pada penyandang disabilitas mental, dengan kegiatan yaitu ceramah, doa , tadarus bersama, dan konseling dengan menggunakan metode ceramah dan ketauladanan yang beirisikan materi akhlak, aqidah dan syari’ah. Bimbingan ini terbukti dapat menumbuhkan regulasi diri dengan adanya perubahan pada penyandang disabilitas mental, yaitu yang awalnya belum ada keasadaran diri, sekarang ada kesadaran diri seperti mau menjalankan ibadah, yang awalnya masih sering emosi atau mengamuk sekarang ada kemampuan pengendalian emosi serta perilaku sosial yang awalnya kurang baik sekarang menjadi lebih baik. Kegiatan ini juga membantu mereka membangun motivasi hidup dan menerima keadaan diri secara lebih utuh. Terlihat dari perubahan-perubahan yang terjadi pada penyandang disabilitas mental maka dari itu terbukti bahwa pelaksanaan bimbingan mental spiritual yang dilakukan oleh Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Pangrukti Mulyo Rembang ini dapat menumbuhkan regulasi diri pada penyandang disabilitas mental sebelum nantinya mereka kembali pada keluarga dan masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Mental Spiritual;Regulasi Diri;Disabilitas Mental
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 02 Nov 2026 07:06
Last Modified: 02 Nov 2026 07:06
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32033

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics