Implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 terhadap pemberlakuan sertifikat Elsimil sebagai syarat pendaftaran nikah perspektif maqāṣid syarī’ah : studi di KUA Semarang Utara dan KUA Gajahmungkur

Izza, Nailiyatul (2025) Implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 terhadap pemberlakuan sertifikat Elsimil sebagai syarat pendaftaran nikah perspektif maqāṣid syarī’ah : studi di KUA Semarang Utara dan KUA Gajahmungkur. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2102016121NAILIYATUL_IZZA] Text (SKRIPSI2102016121NAILIYATUL_IZZA)
SKRIPSI2102016121NAILIYATUL_IZZA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

BKKBN meluncurkan Program Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil) Sebagai upaya penanganan stunting yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 yang merupakan metode skrinning kesehatan bagi calon pengantin. Melalui KUA sertifikat elsimil dijadikan sebagai syarat pendaftaran pernikahan. Penelitian ini melihat berlakunya program elsimil yang dipresentasikan dalam menangani stunting serta bagaimana sertifikat elsimil diimplementasikan sebagai syarat pendaftaran nikah di KUA. Fokus penelitian ini terdapat dua hal, yang pertama adalah bagaimana implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 terhadap pemberlakuan sertifikat Elsimil sebagai syarat pendaftaran nikah di KUA Semarang Utara dan KUA Gajahmungkur? Kedua bagaimana tinjauan Maqāṣid Syarī’ah terhadap penerapan sertifikat Elsimil dalam membentuk keluarga sakinah di KUA Semarang Utara dan KUA Gajahmugkur.Penelitian ini termasuk kedalam penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan non-doktrinal. Lokasi penelitian berada di KUA Semarang Utara dan KUA Gajahmungkur.
Hasil Penelitian menemukan bahwa Implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 terhadap pemberlakuan sertifikat Elsimil sebagai syarat pendaftaran nikah di KUA dalam pelaksanaannya masih belum maksimal yang dikarenakan belum adanya surat edaran resmi dan MoU dari BKKBN dengan Kemenag. Serta, banyak dari calon pengantin yang belum mengetahui sertifikat elsimil akibat minimnya sosialisasi di masyarakat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa penerapan sertifikat Elsimil di KUA Semarang Utara sudah mencapai 90%, sementara di KUA Gajahmungkur baru 5% dari calon pengantin yang mendaftar. Sertifikat Elsimil sebagai bentuk dari intervensi pemerintah untuk mengatasi stunting di Indonesia merupakan bentuk penerapan dari Hifdż An-Nafs (Memelihara Jiwa) dan Hifdż An-Nasl (Memelihara Keturunan).

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Implementasi; Peraturan Presiden; Pendaftaran nikah; Maqāṣid syarī’ah; Stunting; Sertifikat Elsimil
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 05 Nov 2026 00:41
Last Modified: 05 Nov 2026 00:41
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32081

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics