Hubungan asupan purin dan pengetahuan buah nanas sebagai penurun kadar asam urat dengan kejadian hiperurisemia pada lansia di Desa Papanrejo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan
Zuraida, Nur Hima (2025) Hubungan asupan purin dan pengetahuan buah nanas sebagai penurun kadar asam urat dengan kejadian hiperurisemia pada lansia di Desa Papanrejo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1807026029NUR_HIMA_ZURAIDA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Lansia merupakan periode terakhir kehidupan manusia yang telah banyak mengalami banyak penurunan kemampuan fungsi tubuh. Menurunnya kemampuan tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit salah satunya adalah penyakit asam urat. Penyebab kenaikan kadar asam urat dalam darah adalah asupan makanan khususnya asupan purin yang terkandung dalam bahan makanan karena kurangnya pengetahuan terhadap penyakit tersebut. Penyakit asam urat dapat diobati dengan pengobatan non farmakologi menggunakan buah nanas. Tujuan: Mengetahui hubungan antara asupan purin dan pengetahuan seputar buah nanas dalam menurunkan kadar asam urat dengan kejadian hiperurisemia pada lansia di Desa Papanrejo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan sampel lansia berusia ≥60 tahun yang memiliki kadar asam urat tinggi di Desa Papanrejo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan sebanyak 58 responden. Data yang diukur adalah data asupan purin dengan menggunakan formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionaire (SQ-FFQ), dan pengetahuan asam urat menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji korelasi Spearman dengan taraf signifikan (α)=0,05. Hasil: Responden yang memiliki asupan purin tinggi sebanyak 53,4%, dan cukup sebanyak 46,6%. Tingkat pengetahuan responden dengan kategori rendah sebanyak 53,4%, sedang 34,5%, dan baik 12,1%. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara asupan purin dengan kadar asam urat (p=0,002), ada hubungan antara pengetahuan dengan kadar asam urat (p=<0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara asupan purin, dan tingkat pengetahuan dengan kejadian hiperurisemia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ananas comosus (L.) Merr; Asupan purin; Hiperurisemia; Nanas; Asam urat |
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health |
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 02:35 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 02:35 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32099 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
