Implementasi rukyat purnama dalam penentu awal bulan : studi analisis kalender Bahari Nusantara dan Kitab Ma'zufatu Fardiyah ala Autar Falakiyah
Octaviana, Irma (2025) Implementasi rukyat purnama dalam penentu awal bulan : studi analisis kalender Bahari Nusantara dan Kitab Ma'zufatu Fardiyah ala Autar Falakiyah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102046077IRMA_OCTAVIANA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Penentuan awal bulan Kamariah dalam Islam seringkali menimbulkan perbedaan pendapat, karena adanya dua metode utama yang digunakan, yaitu rukyat (pengamatan hilal) dan hisab (perhitungan astronomis). Seiring berkembangnya Ilmu Falak, muncul beragam pandangan mengenai metode penentuan awal bulan, diantaranya yang digunakan dalam Kalender Bahari Nusantara dan Kitab Ma’zufatu Fardiyah ʿAla Autar Falakiyah. Kalender dan Kitab tersebut menekankan penggunaan rukyat bulan Purnama sebagai acuan awal bulan, berbeda dari metode rukyatul hilal atau hisab konvensional. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait komparasi metode rukyat Bulan Purnama dan metode rukyat atau hisab konvensional.
Berdasar dari latar belakang yang di paparkan, penulis mengkaji tentang analisa komparatif antara Kalender Bahari Nusantara dan Kitab Ma’zufatu Fardiyah Ala Autar Falakiyah dan melakukan komparasi keduanya dengan hasil Ephemeris. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research). Sumber data pada penelitian ini di kelompokkan menjadi dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Data primer di dapat dari dokumentasi berupa Kalender Bahari Nusantara dan Kitab Ma’zufatu Fardiyah Ala Autar Falakiyah dan wawancara di lakukan dengan Bapak Mochammad Ali Shodiqin, Sementara data sekunder di dapat dari buku, jurnal/karya tulis, website yang mendukung penelitian ini.
Hasil yang di dapat dari penelitian ini yaitu bahwa awal bulan antara Kalender Bahari Nusantara dan Kitab Ma’zufatu Fardiyah Ala Autar Falakiyah terpaut 16-17 hari. Perbandingan hasil Kalender Bahari Nusantara dengan Ephemeris Kemenag RI adalah 11-17 hari, sedangkan Kitab Ma’zufatu Fardiyah Ala Autar Falakiyah dengan data Ephemeris Kemenag RI terpaut 0-1 hari yang dimana kitab ini bisa cukup akurat bila di jadikan acuan dan sebagai pembelajaran karena proses yang terbilang unik yaitu menggunakan fase Bulan Purnama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Awal Bulan; Purnama; Kalender Bahari Nusantara; Kitab Ma’zifatu Fardiyah Ala Autar Falakiyah; Ephemeris Kemenag RI |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 04:13 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 04:13 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32106 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
