Kesehatan mental dalam Al-Qur’an: studi penafsiran QS. Yunus ayat 57 Perspektif psikologi
Haqqy, Yunan Firdaus (2025) Kesehatan mental dalam Al-Qur’an: studi penafsiran QS. Yunus ayat 57 Perspektif psikologi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1904026052YUNAN_FIRDAUS_HAQQY-0.gdoc - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Kesehatan mental merupakan isu yang semakin mendapat perhatian di tengah masyarakat modern, terutama di kalangan generasi muda yang semakin terbuka dalam membicarakan persoalan psikologis. Permasalahan seperti stres, kecemasan, dan ketidakstabilan emosi tidak hanya menjadi fenomena klinis, tetapi juga tantangan sosial dan spiritual yang memengaruhi kualitas hidup individu. Al-Qur’ān, sebagai kitab suci umat Islam, telah memberikan perhatian terhadap kesehatan jiwa manusia jauh sebelum ilmu psikologi modern berkembang. QS. Yūnus ayat 57 menyebut al-Qur’ān sebagai pelajaran, penyembuh, petunjuk, dan rahmat, yang dalam konteks ini dapat dimaknai sebagai respons terhadap kondisi mental manusia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengkaji ayat tersebut dari perspektif psikologi agar nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya dapat berkontribusi dalam pemahaman modern tentang kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran QS. Yūnus ayat 57 terkait kesehatan mental dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan Tafsīr al-Qur’ān dan ilmu psikologi, khususnya psikologi kognitif dan psikologi positif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang memanfaatkan literatur Tafsīr, buku psikologi, jurnal ilmiah, dan karya ilmiah relevan lainnya sebagai sumber data utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, dan data yang terkumpul dianalisis dengan cara mengaitkan pendapat para penafsir al-Qur’ān dengan teori-teori psikologi yang relevan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai kesehatan mental dalam QS. Yūnus ayat 57. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Yūnus ayat 57 memuat makna mendalam mengenai kesehatan mental, di mana al-Qur’ān berfungsi sebagai penyembuh penyakit hati seperti kegelisahan, keraguan, iri, dan sifat negatif lainnya yang berakar dari ketidakseimbangan jiwa. Dari sudut pandang psikologi kognitif, ayat ini menunjukkan bahwa pesan-pesan al-Qur’ān dapat diproses secara bertahap oleh otak sebagai informasi yang menenangkan dan membentuk arah hidup yang jelas. Sementara dari perspektif psikologi positif, ayat ini membimbing individu menuju kebahagiaan yang hakiki (eudaemonia), yakni kehidupan yang bermakna melalui penyucian hati dan pengembangan nilai-nilai luhur. Dengan demikian, QS. Yūnus ayat 57 memberikan kontribusi signifikan sebagai pedoman spiritual sekaligus sebagai fondasi psikologis dalam menjaga dan membina kesehatan mental manusia secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Psikoterapi; Kesehatan Mental; QS. Yūnus ayat 57; Psikologi Kognitif; Psikologi Positif. |
| Subjects: | 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 153 Conscious mental processes and intelligence 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 02:30 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 02:30 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32115 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
