Analisis tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian menurut hukum pidana Islam : studi putusan pengadilan nomor. 32/Pid.B/2024/PN Kdl
Maemunah, Siti (2025) Analisis tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian menurut hukum pidana Islam : studi putusan pengadilan nomor. 32/Pid.B/2024/PN Kdl. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1802026015SITI_MAEMUNAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penganiayaan merupakan salah satu kejahatan yang sulit hilang di masyarakat. Berbagai macam penganiayaan yang sering terjadi seperti pemukulan dan kekerasan fisik sering mengakibatkan cedera pada bagian tubuh atau anggota tubuh korban, bahkan sering menyebabkan cacat fisik seumur hidup dan kematian. Salah satu penganiayaan yang terjadi di daerah Kendal, yaitu berupa penembakan yang dilakukan terhadap pelaku yang diduga mencuri ayam milik saudara Agung secara pribadi, yang menyebabkan kematian. Menurut jaksa penuntut umum, perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa diatur dalam Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun.
Skripsi berjudul Analisis Tindak Pidana Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian menurut Hukum Pidana Islam (Kajian Putusan Pengadilan No. 32/Pid.B/2024/PN Kdl), merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk mengetahui: (1) pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan atas penganiayaan yang mengakibatkan kematian dalam putusan Nomor 32/Pid.B/2024/PN Kdl (2) bagaimana hukuman atas tindak pidana penganiayaan menurut Hukum Pidana Islam.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode normatif yuridid. Data yang dikumpulkan menggunakan metode studi dengan mengumpulkan dokumen terkait permasalahan. Sedangkan Teknik dalam pengumpulan data menggunakan peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, karya ilmiah, dan sumber lainnya, serta Teknik dalam menganalisis data menggunakan pola pikir deduktif.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1. Putusan Nomor 32/Pid.B/2024/PN Kdl Majelis Hakim memutuskan berdasarkan Pasal 351 ayat (3) dengan pidana 6 tahun penjara. Putusan tersebut telah mempertimbangkan unsur-unsur dalam Pasal 351 ayat (3). Namun, penulis tidak setuju dengan putusan yang diambil oleh majelis hakim, karena dalam hal ini majelis hakim tidak melihat dari pembelaan yang diajukan oleh penasihat hukum, bahwa apa yang diakui terdakwa pada intinya menyatakan bahwa tindakan yang diambil terdakwa untuk menembak korban adalah semata-mata untuk melumpuhkan korban agar tidak melarikan diri, bahwa ada tindakan yang disengaja pada terdakwa untuk mengambil nyawa korban yang diduga mencuri ayam di dalam kandang. 2. Dalam Hukum Pidana Islam, tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku termasuk dalam pembunuhan yang tidak disengaja (al-qathlu khata'an), dimana perbuatan tersebut termasuk dalam jarimah diyat jika tidak mampu membayar Kaffarat berupa pembebasan budak, jika tidak dapat digantikan dengan puasa selama dua bulan berturut-turut.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak pidana; Penganiayaan; Pembunuhan; Hukum Pidana Islam |
| Subjects: | 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 00:44 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 00:44 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32122 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
