Penerapan hotel syariah menurut fatwa DSN-MUI pasal 5 butir 7 No.108/DSN-MUI/X/2016 : studi kasus Hotel Safara Guesthouse Syariah di Semarang pada tahun 2024
Kumalasari, Aida Amelia (2025) Penerapan hotel syariah menurut fatwa DSN-MUI pasal 5 butir 7 No.108/DSN-MUI/X/2016 : studi kasus Hotel Safara Guesthouse Syariah di Semarang pada tahun 2024. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102036041AIDA_AMELIA_KUMALASARI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Hotel Safara Guesthouse Syariah di Semarang merupakan salah satu hotel yang mengklaim telah menjalankan operasional berbasis syariah, seperti menyediakan mushola, menyajikan makanan dan minuman halal, serta menerapkan aturan khusus bagi tamu pasangan lawan jenis. Semua orang diperbolehkan menginap di hotel tersebut, namun apabila terdapat tamu pasangan lawan jenis yang memesan kamar, pihak hotel akan memastikan terlebih dahulu bahwa pasangan tersebut adalah suami istri yang sah. Untuk membuktikannya, tamu diwajibkan menunjukkan identitas berupa KTP dengan alamat yang sama atau surat nikah sebagai bukti resmi pernikahan. Namun, terdapat gap penting dalam penerapan prinsip syariah di hotel ini, yakni belum adanya kerja sama dengan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dalam pengelolaan keuangan, yang seharusnya menjadi kewajiban sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No.108/DSN-MUI/X/2016, Pasal 5 Butir 7.
Pada penelitian ini terdapat dua permasalahan yaitu, penerapan prinsip syariah pada Hotel Safara Guesthouse Syariah dan kesesuaian penerapan hotel Syariah pada hotel Safara Guesthouse Syariah di tinjauan dalam Fatwa DSN-MUI No. 108 DSN-MUI/X/2016. Kemudian jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris, dengan pendekatan perundang-undangan (Statute Aprroach). Lalu teknik pengumpulan data berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Hotel Safara Guesthouse Syariah dalam menjalankan operasional dan layanannya sudah sesuai dengan prinsip-prinsip hotel syariah. Akan tetapi terdapat salah satu prinsip-prinsip hotel syariah yaitu pada layanannya di mana hotel Safara Guesthouse Syariah wajib bekerjasama dengan lembaga keuangan syariah, hal tersebut agar tidak menimbulkan adanya unsur riba, gharar, maupun maysir, yang merupakan larangan dalam syariah. Serta hal tersebut juga tidak sesuai dengan Fatwa No.108 DSN- MUI/X/2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah dalam ketentuan kelima butir 7.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hotel syariah; Lembaga Keuangan Syariah; Fatwa DSN-MUI |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 00:34 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 00:34 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32140 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
