Bimbingan Rohani Islam Dalam Membentuk Konsep Diri Pada Pasien Amputasi (Studi Kasus pada Pasien Amputasi di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang)

SEPTIANTI, ZONA DWI (2025) Bimbingan Rohani Islam Dalam Membentuk Konsep Diri Pada Pasien Amputasi (Studi Kasus pada Pasien Amputasi di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101016068ZONA_DWI_SEPTIANTI] Text (SKRIPSI2101016068ZONA_DWI_SEPTIANTI)
SKRIPSI2101016068ZONA_DWI_SEPTIANTI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Bimbingan Rohani Islam Dalam Membentuk Konsep Diri Pada
Pasien Amputasi (Studi Kasus di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah
Semarang) Zona Dwi Septianti 2101016068. Prodi Bimbingan dan Penyuluhan
Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang.
Pasien amputasi di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang
mengalami penurunan konsep diri, ditandai dengan rasa minder, kehilangan
percaya diri, dan kesulitan beribadah akibat perubahan fisik. Kondisi ini membuat
pasien menarik diri dari lingkungan sosial dan kehilangan semangat sembuh.
Solusi yang diterapkan adalah bimbingan rohani Islam sebagai upaya untuk
membangun kembali konsep diri yang positif melalui penguatan spiritual dan
penerimaan diri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan rohani
Islam dalam membentuk konsep diri pada pasien amputasi. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data
primer yaitu pembimbing rohani Islam, Pasien Amputasi dan Keluarga Pasien.
Sedangkan sumber data sekunder yaitu meliputi buku-buku maupun dokumen
yang relevan. Analisis data penelitian ini menggunakan data reduction, data
display, dan verification.
Hasil penelitian menunjukkan Bimbingan Rohani Islam sebagai upaya
dalam membentuk konsep diri pasien amputasi yang dilakukan dengan pemberian
metode dan materi tertentu. Materi berupa Akhlak (ikhlas, sabar dan syukur),
Akidah (keimanan) dan Syariah (tayamum, sholat, wudhu, dzikir dan membaca
Al-Qur’an), sedangkan metode yang diterapkan yaitu langsung atau tatap muka
melalui kunjungan ke kamar rawat inap yang sifatnya wajib diberikan minimal
satu kali selama pasien dirawat dan home visit jika ada permintaan pasien atau
keluarga pasien. Dengan materi dan metode tersebut dapat membentuk konsep
diri pasien dilihat dari indikator self Image yang menunjukkan bahwa pasien
mulai membentuk citra diri positif sebagai pribadi yang tetap bernilai meski
dalam keterbatasan fisik. Self picture pasien mampu melihat dirinya lebih kuat
dan bermakna setelah menerima perubahan fisik. Self Acceptance pasien
menunjukkan penerimaan diri yang lebih tenang, ikhlas, dan bersyukur terhadap
kondisinya. Dan self esteem pasien mengalami peningkatan harga diri dengan
menyadari nilai dirinya tidak ditentukan oleh fisik.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Rohani Islam; Konsep Diri; Pasien Amputasi
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 02 Nov 2026 07:06
Last Modified: 02 Nov 2026 07:06
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32146

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics