Peran orang tua dalam meningkatkan gizi dan kesehatan untuk mengatasi stunting pada anak usia 4-6 tahun di KB-RA Sudirman VI Tambakboyo, Kec. Ambarawa

Tazkia, Maulida Nur (2025) Peran orang tua dalam meningkatkan gizi dan kesehatan untuk mengatasi stunting pada anak usia 4-6 tahun di KB-RA Sudirman VI Tambakboyo, Kec. Ambarawa. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2103106110MAULIDA_NUR_TAZKIA] Text (SKRIPSI2103106110MAULIDA_NUR_TAZKIA)
SKRIPSI2103106110MAULIDA_NUR_TAZKIA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Menurut WHO (2015), stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Selanjutnya menurut WHO (2020) stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang / tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak kuat dan/atau infeksi berulang / kronis yang terjadi dalam 1000 HPK.Peranan orang tua terhadap konservasi gizi seimbang sebagai upaya mengatasi stunting pada anak usia 4-6 tahun sebagai pendidik, organisator serta fasilitator dengan memberikan edukasi memelihara gizi seimbang selama dirumah, melakukan penyusunan menu yang bervariasi, pemilihan kualitas bahan makan yang baik, mengolah bahan makanan yang tepat, menyajikan hidangan yang menarik, serta melakukan pemantauan tumbuh kembang dengan rutin datang ke posyandu. Penelitian ini berfokus pada permasalahan: 1) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting pada anak usia 4-5 tahun di KB-RA Sudirman VI Tambakboyo Ambarawa? 2) Bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan gizi dan kesehatan untuk mengatasi stunting pada anak usia 4-6 tahun di KB-RA Sudirman VI Tambakboyo Ambarawa?
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lokasi penelitian. Para responden yang dilibatkan termasuk orang tua dari peserta didik. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor penyebab tidak langsung terjadinya stunting meliputi ketidakstabilan ketersediaan pangan di rumah tangga, dan sanitasi lingkungan rumah yang kurang memadai serta Faktor lain yang terkait dengan stunting adalah hormon, khususnya hormon tiroid yang berperan penting dalam proses pertumbuhan anak. Selain itu, stunting juga dapat dipengaruhi oleh faktor genetika, di mana orang tua yang memiliki postur pendek berpotensi mewariskan sifat tersebut kepada anak-anaknya. 2) Orang tua memanfaatkan pelayanan kesehatan seperti PKD, Posyandu, dan bidan desa untuk anaknya agar mendapatkan vaksin dan imunisasi secara lengkap dan mengetahui bagaimana pertumbuhan dan perkembangan anak melalui buku KIA. Memperhatikan menu makanan anak karena anak seusianya sedang dalam masa pertumbuhan, maka dari itu orang tua memberikan makan makanan yang bergizi seperti sayur-sayuran, daging ayam maupun ikan, buah-buahan, dan susu segar setiap harinya. Serta praktik sanitasi keluarga yang efektif, termasuk mencuci tangan dengan sabun secara teratur, akses terhadap air bersih, dan pengelolaan limbah yang tepat, memainkan peran penting dalam membina lingkungan yang sehat bagi anak-anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Stunting; Peran orang tua; Gizi; Kesehatan
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86207 - Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 02 Nov 2026 07:13
Last Modified: 02 Nov 2026 07:16
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32161

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics