Penguatan nilai-nilai Gusjigang sebagai kearifan lokal di Kudus : studi pada remaja di Damaran Kudus

Syarofa, Muhammad Nala (2025) Penguatan nilai-nilai Gusjigang sebagai kearifan lokal di Kudus : studi pada remaja di Damaran Kudus. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI1806026115MUHAMMAD_NALA_SYAROFA] Text (SKRIPSI1806026115MUHAMMAD_NALA_SYAROFA)
SKRIPSI1806026115MUHAMMAD_NALA_SYAROFA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena bahwa wujud dari nilai-nilai yang terkandung dalam Gusjigang masih belum sepenuhnya terlaksana, bahkan ada beberapa yang masih belum mengetahui maksud dan artinya. Peneletian ini terfokus pada remaja yang berada di Desa Damaran. Adapaun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses penanaman nilai Gusjigang serta untuk mengetahui strategi dan implementasi remaja Desa Damaran dalam mempertahankan Gusjigang sebagai identitas dan budaya lokal.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif memakai pendekatan etnografi yang berfokus pada studi mendalam tentang budaya dan perilaku manusia dalam konteks alami. Dalam menyajikan informasi dapat berupa naskah atau gambar sehingga dapat memasukkan kutipan wawancara, tabel dan bervariasi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan tidak terstruktur, observasi partisipan, dokumentasi serta kajian kepustakaan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data induktif yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gusjigang merupakan sebuah kearifan lokal yang mempunyai nilai luhur yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penanamannya, kebanyakan dari informan yang peneliti wawancara mereka minimal sudah pernah mendengar kata Gusjigang, namun tidak semuanya memahami bahkan menerapkan secara sempurna. Banyak faktor yang mempengaruhi terhambatnya penanaman maupun penerapan Gusjigang, antara lain adalah dengan berkembangnya globalisasi dan dari faktor lingkungan. Membuat kegiatan yang berhubungan dengan Gusjigang, seperti seminar maupun memasukkan Gusjigang kedalam kurikulum sedikit banyak membantu untuk menjaga eksistensi Gusjigang di kalangan remaja. Kesadaran diri remaja merupakan poin yang paling penting untuk menjaga eksistensi Gusjigang.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Penguatan Nilai; Gusjigang; Kearifan Lokal; Remaja
Subjects: 300 Social sciences > 306 Culture and institutions
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 23 Oct 2026 08:19
Last Modified: 23 Oct 2026 08:19
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32162

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics