Hubungan antara tingkat pendidikan ibu, pola pemberian makan, dan perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di wilayah Desa Suradadi Kabupaten Tegal

Ulfa, Mariah (2025) Hubungan antara tingkat pendidikan ibu, pola pemberian makan, dan perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di wilayah Desa Suradadi Kabupaten Tegal. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI1807026027MARIAH_ULFA] Text (SKRIPSI1807026027MARIAH_ULFA)
SKRIPSI1807026027MARIAH_ULFA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Latar belakang : Balita merupakan kelompok yang rawan masalah gizi salah satunya yaitu stunting. Stunting adalah kondisi di mana anak balita mengalami kegagalan tumbuh akibat kekurangan gizi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama, sehingga tinggi badan balita jauh lebih rendah dibandingkan dengan anak seusianya. Stunting pada balita dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor langsung maupun tidak langsung.
Tujuan : Mengetahui gambaran dan hubungan antara tingkat pendidikan ibu, pola pemberian makan, dan perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan diwilayah Desa Suradadi Kabupaten Tegal
Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Besar sampel yang digunakan sebanyak 70 responden. Teknik yang digunakan dalam pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri (tinggi badan).
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu memiliki tingkat pendidikan tinggi (≥SMA) sebanyak 58,6%, pola pemberian makan mayoritas dalam kategori baik (58,6%), sebanyak 64,3% ibu tidak KADARZI dan sebanyak 65,7% balita mengalami stunting. Berdasarkan hasil analisis chi square menunjukkan ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p = 0,023 (p<0,05), tidak terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan kejadian stunting dengan nilai p = 0,078 (p>0,05), ada hubungan antara perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di wilayah Desa Suradadi Kabupaten Tegal dengan nilai p = 0,010 (p<0,05).
Kesimpulan : ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu, tidak terdapat hubungan antara pola pemberian makan, dan terdapat hubungan antara perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI), dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di wilayah desa Suradadi Kabupaten Tegal.
Kata Kunci : tingkat pendidikan ibu, pola pemberian makan, perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI), stunting

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tingkat pendidikan ibu; Pola pemberian makan; Perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI); Stunting
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 28 Oct 2026 05:22
Last Modified: 28 Oct 2026 05:22
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32165

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics