Wudhu sebagai terapi psikosufistik untuk mengatasi insomnia : studi eksperimen pada mahasiswa tasawuf dan psikoterapi angkatan 2023 UIN Walisongo Semarang

Fath, Khohalli Yahya (2025) Wudhu sebagai terapi psikosufistik untuk mengatasi insomnia : studi eksperimen pada mahasiswa tasawuf dan psikoterapi angkatan 2023 UIN Walisongo Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2104046106KHOHALLI_YAHYA_FATH] Text (SKRIPSI2104046106KHOHALLI_YAHYA_FATH)
SKRIPSI2104046106KHOHALLI_YAHYA_FATH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Insomnia merupakan gejala gangguan tidur. Gangguan tidur yang berkelanjutan dapat mengganggu aktifitas mahasiswa dan mempengauhi kualitas hidupnya. Dalam kasus yang berkelanjutan gejala insomnia dapat menyebabkan terjadinya depresi. Dalam kondisi ini diperlukan penanganan agar gejala insomnia tidak semakin parah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifias terapi wudhu psikosufistik untuk menangani insomnia serta untuk melihat bagaimana perubahan yang dialami mahasiswa setelah melakukan terapi wudhu psikosufistik.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen campuran atau mixed-methods experimentation dengan desain penelitian eksperimen Explanatory sequential design. Melibatkan 7 mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi UIN Walisongo Semarang angkatan 2023 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Menggunakan kuesioner Insomnia Severity Index, yang juga digunakan untuk penilaian pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dari jurnal harian, serta proses intervensi selama 9 hari yang dibagi menjadi 3 sesi, yang dilakukan posttest pada tiap akhir sesi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Validasi yang digunakan yaitu trianggulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari data temuan hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan bahwa tes Wilcoxon yang dilakukan pada data pre-test dan post-test 1, post-test 2, serta post-test 3. Didapatkan hasil nilai Asymp. Sig. (2-tailed) post-test 1 (0,027), Asymp. Sig. (2-tailed) post-test 2 (0,016), dan Asymp. Sig. (2-tailed) post-test 3 (0,018). Yang artinya semua nilai Asymp. Sig. < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan pada penurunan tingkat gejala insomnia. Kemudian pengamalan terapi wudhu psikosufistik dengan metode pemaknaan dan penghayatan pada setiap gerakan dan doa signifikan membantu menurunkan gejala insomnia mahasiswa yang dibuktikan dari hasil skor post-test 1, post-test 2, dan post-test 3 yang didominasi penurunan skor pada skala yang menunjukkan tren positif penurunan gejala yang signifikan. Dari hasil jurnal harian didominasi mahasiswa yang mengalami perubahan kualitas tidur yang lebih baik. Dari hasil wawancara didapati data yang menunjukkan perubahan lain pada mahasiswa yang lebih baik seperti perubahan kondisi fisik, perubahan kondisi psikis, pengalaman yang dialami secara sufistik, serta lebih bisa memaknai kehidupan sehari-hari. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengamalan terapi wudhu psikosufistik menunjukkan efek positif untuk menurunkan gejala insomnia.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Wudhu; Terapi psikosufistik; Insomnia; Kualitas tidur
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 155 Differential and developmental psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 02 Nov 2026 07:16
Last Modified: 02 Nov 2026 07:19
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32194

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics