Konsep awal Bulan Hijirah dalam Kitab Taqwīm Al-Qiyām Karya Syeikh Muhammad Azhari al-Falimbani

Cahyani, Hesti Suci (2025) Konsep awal Bulan Hijirah dalam Kitab Taqwīm Al-Qiyām Karya Syeikh Muhammad Azhari al-Falimbani. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Tesis_23020680036_Hesti_Suci_Cahyani] Text (Tesis_23020680036_Hesti_Suci_Cahyani)
Tesis_23020680036_Hesti_Suci_Cahyani.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

Kitab Taqwīm al-Qiyām merupakan salah satu karya penting dalam khazanah keilmuan Islam di bidang ilmu falak yang ditulis oleh Syeikh Muhammad Azhari al-Falimbani, seorang ulama terkemuka asal Palembang yang aktif pada abad ke-19. Kitab ini mengusung sistem penanggalan berbasis huruf abjadiyyah dan disusun dalam tujuh tabel kalender, yang mengakomodasi siklus tahun basithah dan kabisat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep ḥisāb awal bulan Hijriah dalam kitab Taqwīm al-Qiyām, mengetahui metode dan pendekatan yang digunakan dalam penentuannya dan mengetahui posisi konsep tersebut dalam konteks perdebatan antara rukyat dan hisab kontemporer serta relevansinya dalam konteks perkembangan falak di Indonesia saat ini.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini hasil wawancara dengan keluarga pengarang kitab, sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini kitab Taqwīm Al-Qiyām serta literatur yang terkait. Pungumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi, kemudian teknik analisis data menggunakan metode analisis isi, dengan mengetahui gambaran karakteristik isi dan menarik inferensi dari isi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, konsep awal bulan dalam Taqwīm al-Qiyām didasarkan pada sistem hisab taqwim yang menggunakan tujuh tabel kalender abjadiyyah; kedua, metode yang digunakan mengombinasikan pendekatan hisab dan rukyat; ketiga, konsep yang dikembangkan masih bersifat hisab urfi yang secara akurasi berbeda hingga satu hari dengan metode hisab-rukyat kontemporer; dan keempat, relevansi kitab ini dalam konteks ilmu falak modern bersifat terbatas karena keterbatasan akurasi dan pendekatan teknis yang digunakan, namun tetap memiliki nilai historis dan epistemologis yang penting sebagai representasi perkembangan ilmu falak di Nusantara. Dengan demikian, Taqwīm al-Qiyām dapat diposisikan sebagai bagian dari transisi intelektual falakiyah menuju metode hisab yang lebih presisi pada era berikutnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Awal Bulan Hijriah; Kitab Taqwīm Al-Qiyām; Syeikh Muhammad Azhari
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 50102 - Ilmu Falak (S2)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 27 Oct 2026 08:56
Last Modified: 27 Oct 2026 08:56
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32195

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics