Representasi nilai-nilai Islam pada film 172 Days

Nasywa, Ahmad Izari (2025) Representasi nilai-nilai Islam pada film 172 Days. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101026177AHMAD_IZARI_NASYWA] Text (SKRIPSI2101026177AHMAD_IZARI_NASYWA)
SKRIPSI2101026177AHMAD_IZARI_NASYWA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Film sebagai media budaya populer memiliki peran strategis dalam merepresentasikan nilai-nilai sosial, termasuk nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami bagaimana nilai-nilai Islam direpresentasikan dalam media film, khususnya dalam konteks masyarakat modern yang semakin terpapar oleh arus informasi visual. Film 172 Days yang diadaptasi dari kisah nyata kehidupan Nadzira Shafa dan mendiang suaminya, Ameer Azzikra, menyuguhkan narasi yang kental dengan spiritualitas dan perjuangan religius. Narasi tersebut merefleksikan berbagai nilai keislaman seperti keimanan, keikhlasan, kesabaran, taubat, tanggung jawab, serta semangat hijrah dalam menghadapi takdir ilahi. Berdasarkan fenomena tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada bagaimana representasi nilai-nilai Islam dikonstruksi dalam film 172 Days melalui elemen naratif dan visual, serta bagaimana konstruksi tersebut membentuk pemaknaan atas religiusitas dalam ranah budaya populer.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi nilai-nilai Islam dalam film 172 Days dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan melalui teori representasi Stuart Hall, yang memandang bahwa makna tidak bersifat tetap atau objektif, melainkan dibentuk melalui praktik budaya, bahasa, dan simbol. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap keseluruhan elemen film, baik dari aspek visual maupun narasi yang berkaitan dengan nilai-nilai Islam seperti aqidah, syariah, dan akhlak. Analisis data difokuskan pada penggalian makna-makna religius yang dikonstruksi melalui representasi visual dan verbal, serta film ini dapat menjadi media komunikasi dakwah kultural yang relevan dengan konteks kekinian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa film 172 Days secara konsisten menampilkan narasi religius yang kuat melalui simbolisme visual dan dialog yang menyentuh aspek spiritual kehidupan di dalam film. Nilai-nilai Islam direpresentasikan bukan hanya melalui kata-kata, melainkan juga melalui ekspresi, warna, musik, serta pencahayaan yang mendukung makna spiritual. Keseluruhan representasi tersebut memperlihatkan bahwa film dapat menjadi ruang dakwah yang komunikatif dan efektif dalam menyampaikan pesan keagamaan, terutama kepada generasi muda yang lebih dekat dengan media audio-visual. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa representasi nilai Islam dalam film bukan sekedar penyampaian pesan moral, tetapi juga merupakan proses konstruksi makna yang melibatkan budaya, simbol, dan identitas religius dalam ruang media. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kajian komunikasi Islam dan studi representasi dalam media massa.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Representasi; Nilai-Nilai Islam; Film 172 Days; Stuart Hall; Media; Budaya
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 28 Oct 2026 05:32
Last Modified: 28 Oct 2026 05:32
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32221

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics