Tadabbur alam dalam Al-Qur’an : analisis Tafsir Maqāṣidī Abdul Mustaqim
Wening, Heny Cipto (2025) Tadabbur alam dalam Al-Qur’an : analisis Tafsir Maqāṣidī Abdul Mustaqim. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2104026035HENY_CIPTO_WENING-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Tadabbur alam kini menjadi aktivitas yang populer di kalangan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok. Beberapa pelaku melakukannya dengan motivasi tertentu, seperti menjadikannya sebagai hobi, sebagai upaya untuk rehat sejenak dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, bahkan karena rasa takut tertinggal trend. Dalam praktiknya, pelaksanaan tadabbur alam menunjukkan variasi, termasuk dalam hal pemenuhan ketentuan yang benar, yang berpotensi memengaruhi pencapaian makna dan manfaat spiritual.Penelitian ini membahas konsep tadabbur alam dan maqāṣidnya dalam Al-Qur’an dengan analisis Tafsir Maqāṣidī Abdul Mustaqim. Studi ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana Al-Qur’an mengarahkan manusia untuk merenungi ciptaan Allah sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya, serta bagaimana tafsir maqāṣidī memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait tujuan-tujuan syariat (maqāṣid syariah) dalam konteks tadabbur alam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan kajian pustaka, mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an dan tafsir para mufassir, terutama Abdul Mustaqim. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, Konsep tadabbur alam dalam Al-Qur’an berarti usaha manusia untuk memahami dan merasakan hakikat Tuhan serta ciptaan-Nya. Hal ini bisa dipraktekkan dengan memperhatikan apa yang ada di sekitar kita maupun saat melakukan perjalanan atau eksplorasi alam. Kedua, maqāṣid yang ditemukan dari ayat-ayat Al-Qur’an tentang tadabbur alam adalah Maqāṣid al-Qur’ān dalam tiga tingkatan: pribadi (Iṣlāḥ al-fard), sosial (Iṣlāḥ al-mujtama’), dan global (Iṣlāḥ al-ʿālam). Maqāṣid Syariah dalam ayat-ayat tadabbur alam mencakup nilai-nilai utama seperti ḥifẓ al- dīn (menjaga agama) melalui peningkatan keimanan, ḥifẓ al-‘aql (menjaga akal) dengan mendorong pemikiran dan pencarian ilmu, ḥifẓ al-nasl (menjaga keturunan) dengan kesadaran merawat alam untuk generasi mendatang, Ḥifẓ al-bīʾah (menjaga lingkungan) melalui tanggung jawab ekologis, serta Ḥifẓ al-māl (menjaga harta) menjaga dan mengelola sumber daya alam sebagai amanah dari Allah SWT agar tidak terjadi kerusakan dan pemborosan. Selain itu, tadabbur alam mencerminkan prinsip Ḥurriyyah maʿa masʾūliyyah(kebebasan yang disertai tanggung jawab) sebagai fondasi etika dalam Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tadabbur Alam; Tafsir Al-Qur’an; Tafsir Maqāṣidī; Abdul Mustaqim |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1228 Nonreligious subjects treated in the Al-Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 01:30 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 01:30 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32234 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
