Makna simbolik dalam tradisi Ngarot di Desa Lelea Kabupaten Indramayu : analisis hermeneutika Paul Ricoeur

Ibrahim, Ziyadh (2025) Makna simbolik dalam tradisi Ngarot di Desa Lelea Kabupaten Indramayu : analisis hermeneutika Paul Ricoeur. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2104016052ZIYADH_IBRAHIM] Text (SKRIPSI2104016052ZIYADH_IBRAHIM)
SKRIPSI2104016052ZIYADH_IBRAHIM-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Cara pandang yang terbuka ketika membahas budaya dan tradisi, karena keduanya bukan sekadar bentuk seni yang bisa dilihat di museum, melainkan merupakan sesuatu yang bersifat luas dan abstrak. Adat istiadat tiap suku memiliki perbedaan yang sangat mencolok antara satu dengan yang lain. Meskipun demikian, dalam kehidupan bermasyarakat, terdapat unsur-unsur budaya yang bersifat universal, seperti keharusan untuk bersikap jujur, adil, hidup rukun, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana makna simbolik dalam tradisi Ngarot di Desa Lelea Kabupaten Indramayu, serta menganalisis makna simbolik tradisi Ngarot berdasarkan analisis hermeneutika Paul Ricoeur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka yang hanya menggunakan pengamatan dari beberapa buku, jurnal, artikel, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik dalam prosesi tradisi Ngarot menggunakan pendekatan hermeneutika simbolik Paul Ricoeur. Pendekatan ini menekankan bahwa simbol tidak bersifat tunggal dan final, melainkan memiliki surplus of meaning makna yang terus terbuka untuk ditafsirkan. Simbol-simbol yang diteliti meliputi pakaian adat, bunga di kepala peserta, alat pertanian, mitos larangan waktu, serta ritual-ritual yang menyertai upacara Ngarot. Dengan menggunakan kerangka hermeneutika Ricoeur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol dalam tradisi Ngarot berfungsi sebagai ekspresi kolektif masyarakat untuk memahami realitas yang bersifat transendental maupun profan. Simbol-simbol tersebut mengandung nilai-nilai religius, etis, dan historis yang berperan dalam menjaga kohesi sosial dan pelestarian identitas budaya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tradisi Ngarot; Paul Ricoeur; Hermeneutika simbolik; Kearifan lokal
Subjects: 300 Social sciences > 390 Customs, etiquette, folklore > 394 General customs
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76237 - Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 29 Oct 2026 04:26
Last Modified: 29 Oct 2026 04:26
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32244

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics