Praktik jasa joki gagal bayar pinjaman online pada platform Facebook : perspektif hukum ekonomi syariah

Akbar, Zulfikri Akramul (2025) Praktik jasa joki gagal bayar pinjaman online pada platform Facebook : perspektif hukum ekonomi syariah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2102036074ZULFIKRI_AKRAMUL_AKBAR] Text (SKRIPSI2102036074ZULFIKRI_AKRAMUL_AKBAR)
SKRIPSI2102036074ZULFIKRI_AKRAMUL_AKBAR-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya praktik jasa joki pinjol gagal bayar (galbay) di beberapa media sosial yang menawarkan jasa untuk mengajukan pinjaman online tanpa harus membayar hutang yang telah diberikan oleh platform pinjaman online tersebut. Secara faktual, jasa joki pinjol banyak digunakan oleh masyarakat karena cara yang ditawarkan oleh oknum jasa tersebut sangat mudah dan cepat. Hanya saja, penawaran jasa joki ini tanpa disertai adanya penjelasan risiko yang akan dialami oleh pengguna jasa tersebut yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan identitas, teror debt collector, dan meningkatnya bunga. Berdasarkan fakta di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang jasa joki gagal bayar (galbay) dengan rumusan masalah yaitu: bagaimana cara kerja praktik jasa joki gagal bayar dalam pinjaman online? dan bagaimana analisis praktik tersebut dilihat dari perspektif hukum ekonomi syariah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan yuridis empiris. Data penelitian berupa data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pemilik akun jasa dan pengguna jasa. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian pertama, Cara kerja praktik pinjaman online joki gagal bayar pada platform facebook mengambil pinjaman melalui pinjaman online ilegal dengan menggunakan data pribadi konsumen tanpa izin atau sepengetahuan konsumen untuk mengajukan pinjaman online, dalam praktiknya pihak jasa joki menggunakan data palsu yang bertujuan untuk menarik lebih banyak konsumen agar terlihat aman dan minim risiko. Kedua, debitur melakukan wanprestasi karena tidak sesuai perjanjian yang diatur sesuai pasal 1320 KUH Perdata, khususnya pada syarat sebab yang halal dan adanya unsur penipuan di dalamnya, sedangkan dalam hukum islam adalah haram berdasarkan aqad Qardh tidak sah karena tidak ada persetujuan atau ridha dari debitur dengan menggunakan data pribadi tanpa sepengetahuan debitur sedangkan akad Ijarah praktik jasa joki gagal bayar telah rusak karena objek jasa terdapat unsur pemalsuan data dan penipuan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Jasa Joki; Gagal Bayar; Ijarah; Qardh; Pinjaman online; Hukum ekonomi syariah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 05 Nov 2026 08:46
Last Modified: 05 Nov 2026 08:46
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32267

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics