Peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam mengatasi stunting pada anak di Desa Pengkolrejo Kecamatan Japah Kabupaten Blora

Layliah, Sunniati (2025) Peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam mengatasi stunting pada anak di Desa Pengkolrejo Kecamatan Japah Kabupaten Blora. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI1801016028SUNNIATI_LAYLIAH] Text (SKRIPSI1801016028SUNNIATI_LAYLIAH)
SKRIPSI1801016028SUNNIATI_LAYLIAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada dua permasalahan utama, yaitu: (1) bagaimana kondisi pertumbuhan anak yang mengalami stunting di Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora; dan (2) bagaimana peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam upaya penanggulangan stunting di wilayah tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai situasi pertumbuhan anak penderita stunting serta untuk menganalisis sejauh mana kontribusi PLKB dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kelompok. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus stunting di Desa Pengkolrejo masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang cukup signifikan. Stunting ditandai oleh terhambatnya pertumbuhan fisik anak, khususnya tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar usia. Kondisi ini umumnya dimulai sejak masa kehamilan hingga periode awal kehidupan anak. Gejala umum stunting antara lain keterlambatan pertumbuhan tulang, berat badan yang rendah, serta postur tubuh yang proporsional namun tampak lebih kecil atau muda dari usia sebenarnya. Di wilayah penelitian, peran PLKB dalam penanganan stunting belum optimal, yang tercermin dari minimnya koordinasi, kurangnya intensitas sosialisasi, serta lemahnya motivasi dalam pelaksanaan program. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah daerah, khususnya BKKBN Kabupaten Blora, meningkatkan perhatian dan mengembangkan strategi yang lebih menyeluruh dalam pelaksanaan program penanggulangan stunting. Hal ini dapat diwujudkan melalui peningkatan peran aktif PLKB dengan memperkuat koordinasi lintas sektor, menyelenggarakan sosialisasi berkelanjutan, serta mendorong semangat kerja yang lebih tinggi guna mencapai efektivitas dan efisiensi program secara maksimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Stunting; Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB)
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 05 Nov 2026 08:48
Last Modified: 05 Nov 2026 08:48
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32282

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics