Mengantisipasi degenerasi petani : studi tentang gerakan sosial pada pengembangan petani di Desa Kutawuluh Kabupaten Banjarnegara
Firdausy, Muhammad Hananda (2025) Mengantisipasi degenerasi petani : studi tentang gerakan sosial pada pengembangan petani di Desa Kutawuluh Kabupaten Banjarnegara. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1901046004MUHAMMAD_HANANDA_FIRDAUSY-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (6MB)
Abstract
Permasalahan pertanian mempengaruhi persepsi masyarakat dan berdampak pada pemahaman identitas pertanian. Kurangnya persepsi pemahaman identitas pertanian dapat berisiko berdampak pada perkembangan pertanian secara berkelanjutan. Atas hal itu, program yang bernama Program Kampus Smart Farm Academy merupakan solusi yang dianggap mampu meningkatkan kemampuan dan kapabilitas pemuda tani agar terbentuk identitas pemahamannya di sektor pertanian. Selain itu, program yang dijalankan di Kabupaten Banjarnegara ini disinyalir membentuk ke arah gerakan keberlanjutan. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan petani dalam upaya memberdayakan petani melalui Program Kampus Smart Farm Academy, dan menjelaskan tentang dampak pengembangan petani dalam perspektif gerakan sosial. Pada penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengambilan data wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Pengambilan data diambil dari empat narasumber peserta Program Kampus Smart Farm Academy, dan masing-masing mewakili perbedaan dampak yang ditunjukkan dalam pengembangan pasca program terhadap sektor pertanian. Serta, dukungan data sekunder guna memperkuat hasil empiris data primer. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil yang ditunjukkan dalam proses pengembangan petani berupa tiga proses. Pertama, asesmen kolektif yang menafsirkan bentuk kritis atas permasalahan pertanian teknis maupun non-teknis di sektor pertanian, yang di antaranya permasalahan alih fungsi lahan degenerasi petani dan stigma negatif tentang pertanian. Kedua, pembentukan karakter petani melalui Kurikulum Piramida Smart Farm dengan proses pembelajaran lapangan, learning by doing, dan proyek gerakan sosial. Ketiga pendampingan secara berkelanjutan dengan berbasis ekonomi, sosial dan spiritual / landasan smart farm. Sedangkan, dampak pengembangan petani dalam perspektif gerakan sosial, pertama, peserta menjadi socioagropreneur berbasis inovasi dan mampu mengelola lahan tidur. Kedua, terbentuknya jejaring gerakan sosial baru sebagai wadah kolaborasi antar alumni, jejaring sinergi, dan inovasi sosial di sektor pertanian terpadu dengan berbasis kearifan lokal. Ketiga, keberlanjutan berbasis Community Enterprise yang berbasis gerakan kolaboratif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sociopreneur; Pemberdayaan; Pengembangan masyarakat; Inovasi; Gerakan sosial; Petani |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70231 - Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 06 Nov 2026 00:59 |
| Last Modified: | 06 Nov 2026 00:59 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32285 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
