Tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan khitbah dan tradisi Irim Iriman di Desa Jagapura Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes
Maulana, M. Irham (2025) Tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan khitbah dan tradisi Irim Iriman di Desa Jagapura Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1902016137M_IRHAM_MAULANA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (5MB)
Abstract
Khitbah merupakan pendahuluan dari sebuah perkawinan, sebuah tindakan yang telah disyariatkan oleh Allah SWT sebelum adanya ikatan suami istri, dengan tujuan agar pada waktu memasuki perkawinan didasarkan pada penelitian dan pengetahuan serta kesadaran masing-masing pihak, tetapi dalam prosesnya banyak yang melanggar syariat seperti adanya tradisi tukar cicin, sesi foto bersama, dekorasi yang bermewah-mewahan, serta adanya tradisi lain yang dilakukan seperti tradisi irim-iriman yang bisa memberatkan kedua belah pihak.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif yang menggambarkan secara lengkap dan rinci permasalahan mengenai tinjauan hukum islam terhadap pelaksanaan khitbah dan tradisi irim-iriman di Desa Jagapura kecamatan Kersana kabupaten Brebes. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukakan dengan 3 cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Praktik khitbah dan tradisi irim-iriman di Desa Jagapura, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, menunjukkan masih kurangnya perhatian terhadap batasan syariat Islam, seperti bercampurnya non-mahram, bersentuhan demi foto khitbah, serta adanya pemaksaan kehendak atau pemberatan terhadap salah satu pihak. Tradisi irim-iriman adalah memberikan suatu barang atau juga masih dilaksanakan dengan mewajibkan pihak laki-laki mengganti uang yang digunakan pihak perempuan, yang bertentangan dengan prinsip Islam yang menganjurkan agar khitbah dilakukan sesuai syariat serta tradisi irim-iriman dijalankan secara sukarela sebagai bentuk silaturahmi dan rasa syukur, tanpa unsur paksaan atau beban finansial sepihak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Khitbah; Tradisi; Irim-riman; Hukum Islam |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 04:42 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 03:43 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32319 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
