Peran takmir dalam menjalankan fungsi sosial Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon
Naila, Vivi Ni'matun (2025) Peran takmir dalam menjalankan fungsi sosial Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2101036005VIVI_NIMATUN_NAILA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya. Takmir sebagai pengelola masjid memiliki tanggung jawab dalam memaksimalkan fungsi sosial tersebut agar keberadaan masjid dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan di Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon, yang memiliki sejarah panjang dan peran signifikan dalam penyebaran Islam dan kehidupan masyarakat di Kota Cirebon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami bagaimana takmir melaksanakan peran sosial secara nyata di tengah tantangan modernisasi dan kompleksitas kebutuhan masyarakat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari takmir masjid dan jamaah yang terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui proses reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk menjamin validitas data, digunakan triangulasi metode dan sumber. Penelitian ini berusaha untuk menggambarkan secara mendalam peran takmir dalam mengelola kegiatan sosial masjid, seperti pengajian, kegiatan amal, santunan anak yatim, serta program pendidikan nonformal.
Hasil penelitian pada kegiatan sosial di Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon menunjukkan bahwa masjid ini secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial keagamaan, seperti Kajian Kitab Riyadhush Shalihin, Pembacaan Kitab Al-Barzanji, Kajian Kitab Mukhtaarul Hadits An-Nabawiyyah, Taushiyah, Tawassul, Pembacaan Surat Yasin, Tahlil dan Do’a, Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, Kajian Tahsin Al-Qur’an, Jum’at Berkah, Donasi, serta kegiatan Kerja Bakti. Kegiatan-kegiatan ini membuktikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat penguatan spiritualitas, solidaritas sosial, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, hasil penelitian mengenai peran takmir dalam menjalankan fungsi sosial masjid mengungkapkan bahwa takmir memiliki peran penting sebagai inisiator, fasilitator, sekaligus pelaksana kegiatan sosial. Peran ini dijalankan melalui pengelolaan program keagamaan dan sosial, membangun hubungan baik dengan jamaah, serta menunjukkan kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Meskipun dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia dan finansial, takmir tetap mampu menjaga keberlangsungan program melalui koordinasi yang baik, semangat pengabdian, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran Takmir; Fungsi Sosial; Masjid. |
| Subjects: | 300 Social sciences > 330 Economics > 339 Macroeconomics and related topics |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70230 - Manajemen Dakwah (MD) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 06:25 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 06:25 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32353 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
