Nilai moderasi beragama dalam sembahyang rebutan “King Hoo Ping” di Kelenteng Tjoe An Kiong Lasem

Anas, Muhammad (2025) Nilai moderasi beragama dalam sembahyang rebutan “King Hoo Ping” di Kelenteng Tjoe An Kiong Lasem. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2004036011MUHAMMAD_ANAS] Text (SKRIPSI2004036011MUHAMMAD_ANAS)
SKRIPSI2004036011MUHAMMAD_ANAS-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai moderasi beragama dalam tradisi Sembahyang Rebutan “King Hoo Ping” di Kelenteng Tjoe An Kiong, Lasem, sebuah kota dengan keragaman etnis dan agama yang tinggi. Latar belakang penelitian adalah pentingnya moderasi beragama untuk menjaga keharmonisan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi dan makna sosial Sembahyang Rebutan serta menganalisisnya melalui tinjauan teori moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pengurus kelenteng dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sembahyang Rebutan memiliki fungsi sosial yang signifikan. Tradisi ini berperan mempererat solidaritas komunitas, melestarikan budaya kepada generasi muda, dan menjadi sarana berbagi (bersedekah) kepada masyarakat luas tanpa memandang latar belakang. Dalam tinjauan teori moderasi beragama, tradisi ini memanifestasikan empat indikator utama: (1) komitmen kebangsaan dengan menjaga budaya sebagai bagian dari kekayaan nasional; (2) toleransi melalui keterbukaan acara bagi umum dan interaksi harmonis dengan masyarakat sekitar; (3) sikap anti-kekerasan yang tecermin dari tujuan damai ritual; dan (4) sifat akomodatif terhadap budaya lokal. Dapat disimpulkan bahwa Sembahyang Rebutan bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah model kearifan lokal yang secara nyata mempraktikkan nilai-nilai moderasi beragama. Tradisi ini berfungsi sebagai instrumen yang efektif dalam memperkuat kohesi sosial dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Moderasi Beragama; Sembahyang Rebutan; Kelenteng Tjoe An Kiong
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 203 Public worship and other practices
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76234 - Studi Agama-agama
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 03 Nov 2026 01:40
Last Modified: 03 Nov 2026 01:40
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32379

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics