Tradisi Nyadran dalam perspektif PAI: studi Etnografi Nyadran Desa Mantingan Kabupaten Jepara
Roqib, Abdul (2025) Tradisi Nyadran dalam perspektif PAI: studi Etnografi Nyadran Desa Mantingan Kabupaten Jepara. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2103016163ABDUL_ROQIB-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Tradisi Nyadran dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam (Studi Etnografi Nyadran Desa Mantingan Kabupaten Jepara)” yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan tradisi Nyadran dan menganalisis makna nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang terkandung di dalamnya. Dari hal ini, peneliti mengambil fokus permasalahan yaitu 1) Bagaimana proses pelaksanaan tradisi Nyadran di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara?, 2)Apa makna tradisi Nyadran dalam perspektif pendidikan agama Islam di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik budaya lokal yang masih bertahan di tengah masyarakat modern. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta warga Desa Mantingan yang terlibat aktif dalam tradisi ini, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Nyadran di Desa Mantingan bukan hanya ritual adat semata, tetapi memuat nilai-nilai Islami yang kuat seperti penghormatan kepada leluhur melalui ziarah kubur, tahlil, pembacaan Al-Qur’an, doa bersama, dan kenduri sebagai wujud rasa syukur. Tradisi ini juga menanamkan nilai ukhuwah Islamiyah dengan mempererat tali silaturahmi, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial antarwarga. Tradisi Nyadran terbukti relevan dengan prinsip pendidikan agama Islam karena mendidik masyarakat melalui praktik langsung yang bersifat nonformal dan kontekstual. Dengan demikian, tradisi Nyadran dapat dipahami sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang mendukung pelestarian nilai-nilai Islam di tengah masyarakat Jawa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penguatan pendidikan agama Islam berbasis budaya lokal agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Nyadran; Pendidikan Agama Islam; Etnografi; Kearifan Lokal; Desa Mantingan |
| Subjects: | 300 Social sciences > 370 Education > 372 Elementary education > 372.9 Sejarah pendidikan dasar; Pendidikan dasar di negara tertentu |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86208 - Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 06 Nov 2026 08:02 |
| Last Modified: | 06 Nov 2026 08:02 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32435 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
