Sejarah pemikiran Syaikh Mahfudz bin Abdullah al-Tarmasiy dalam perkembangan ilmu al-Qur'an di Indonesia kajian atas kitab Fatḥ al-Khabīr bi Syarḥ Miftāḥ al-Tafsīr
Murni, Zain Rahmatika (2025) Sejarah pemikiran Syaikh Mahfudz bin Abdullah al-Tarmasiy dalam perkembangan ilmu al-Qur'an di Indonesia kajian atas kitab Fatḥ al-Khabīr bi Syarḥ Miftāḥ al-Tafsīr. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1700018030DPZAIN_RAHMATIKA_MURNI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Di Indonesia masa lampau, banyak ulama yang menempuh berbagai metode agar masyarakat mengenal al-Qur`an. Beberapa metode yang digunakan yaitu menulis karya tafsir yang menggunakan bahasa lokal. Dengan harapan, masyarakat bisa mengikuti pengajian atau minimal sedikit memahami kandungan al-Qur`an dengan membaca kitab tersebut. Pada masa kini, orang-orang sudah banyak yang memiliki hasrat beragama dan memahami al-Qur`an dengan tinggi. Namun demikian, pengenalan ilmu al-Qur`an tidak bisa semasif pembelajaran al-Qur`an. Sejarah juga mencatat demikian. Mempelajari ‘ulūm al-Qur`ān tidak menjadi kebutuhan primer, sebagaimana mempelajari fiqh, bagi umat Islam. ‘Ulūm al-Qur`ān tidak bisa menyentuh lapisan masyarakat, ia hanya bisa diikuti oleh golongan tertentu, seperti akademisi, kaum santri, dan para pengajar, baik dosen atau ustadz pesantren. Butuh kontribusi lebih dalam mengenalkan ‘ulūm al-Qur`ān. Syaikh Mahfudz, salah seorang ulama asli Nusantara tampil. Ia menulis karya-karya dalam tema ilmu al-Qur`an. Salah satunya adalah Fatḥ al-Khabīr bi Syarḥ Miftāḥ al-Tafsīr, sebuah penjelasan atau syarḥ atas bait-bait syair nazm Miftāḥ al-Tafsīr atau disebut juga Alfiyah ‘Ilm al-Tafsīr karya syaikh ‘Abdullah Fudi. Studi ini bermaksud menjawab permasalahan: (1) Bagaimana pemikiran syaikh Mahfudz bin ‘Abdullah al-Tarmasi dalam kitab Fatḥ al-Khabīr bi Syarḥ Miftāḥ al-Tafsīr? (2) Bagaimana relevansi kitab Fatḥ al-Khabīr bi Syarḥ Miftāḥ al-Tafsīr dengan perkembangan ilmu al-Qur`an di Indonesia? Permasalahan tersebut dibahas melalui studi kepustakaan dengan pendekatan intertekstual, membandingkan antar teks, yaitu antara Fatḥ al-Khabīr dengan Miftāḥ al-Tafsīr. Kemudian melakukan proses pengumpulan sumber data primer dan sumber data sekunder. Selanjutnya seluruh data dan bahan diteliti dengan cermat dan analitis. Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada beberapa pemikiran syaikh Mahfudz dalam subbab Kitab Fatḥ al-Khabīr,yaitu dalam tema turunnya suatu ayat al-Qur`an, adab membaca al-Qur`an, adab menulis al-Qur`an, dan tema lafaz diawal dan diakhir ayat. (2) Perkembangan ilmu al-Qur`an di Indonesia memiliki relevansi dengan kitab Fatḥ al-Khabīr bi Syarḥ Miftāḥ al-Tafsīr. Sebab kitab Fatḥ al-Khabīr menjadi kitab ‘ulum al-Qur`an pertama berbahasa Arab yang ditulis oleh ulama Nusantara. Karya ini juga menjadi salah satu kitab yang menambah khazanah kajian ilmu al-Qur`an di Indonesia dan manca negara.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mahfudz al-Tarmasi; Fatḥ al-Khabīr bi Syarḥ Miftāḥ al-Tafsīr; Sejarah al-Qur`ān |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 76103 - Ilmu Agama Islam (S2) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 07:19 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 07:19 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32485 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
