Pendidikan Islam dan problem dikotomisasi antara sains dan agama

Muslih, Muslih (2012) Pendidikan Islam dan problem dikotomisasi antara sains dan agama. In: Seminar dan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) “Pendidikan nondikotomis: korelasi pendidikan agama dan sains”, 29 Oktober 2012, Semarang. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Pendidikan_Islam_dan_Problem_Dikotomisasi_antara_Sains_dan_Agama.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (738kB) | Preview

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan proses pengupayaan memanusiakan manusia. Dalam Islam, manusia dijadikan sebagai “khalifah” atau wakil Tuha di atas bumi ini untuk mengatur pelestarian dan pengembangan alam semesta di atas tata karma peradaban yang ditetapkan Allah dalam al-Qur’an sebagai sunnatullah. Peradaban itu sendiri harus bertumpu pada kebenaran dan keadilan, yang berlawanan dengan kebatilan sehingga tidak mungkin terjadi eksploitasi manusia yang satu terhadap manusia yang lain. Secara sederhana bisa dikatakan bahwa Pendidikan Islam adalah pendidikan yang punya karakteristik dan sifat keislaman, yakni pendidikan yang didirikan dan dikembangkan di atas dasar ajaran Islam. Hal ini mengandung makna bahwa seluruh pemikiran dan aktivitas pendidikan Islam tidak mungkin lepas dari ketentuan bahwa semua pengembangan dan aktivitias pendidikan Islam haruslan benar-benar merupakan realisasi atau pengembangan atau pengembangan dari ajaran Islam itu sendiri.

[error in script]
Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Islam; Integrasi sains dan Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Prosiding
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 24 Jun 2020 08:09
Last Modified: 24 Jun 2020 08:09
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/11279

Actions (login required)

View Item View Item