Nasionalisme Bung Karno dalam perspektif pendidikan Islam

Haqi, Ahmad Hamdani (2013) Nasionalisme Bung Karno dalam perspektif pendidikan Islam. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
083111134_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (310kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111134_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111134_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111134_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (459kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111134_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111134_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text
083111134_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (100kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas Nasionalisme Bung Karno dalam perspektif pendidikan Islam. Kajiannya dilatarbelakangi oleh keprihatinan seorang penulis mengenai penyakit yang melanda Negeri yang tercinta ini NKRI yaitu kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), serta merosotnya nilai-nili nasionalisme yang dimiliki generasi Bangsa. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimanakah Nasionalisme Bung Karno? (2) Bagaimanakah Nasionalisme Bung Karno dalam perspektif pendidikan Islam? Permasalahan tersebut dibahas melalui penelitian kepustakaan (library research) Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan Historis, tehnik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi melalui karya-karya Bung Karno salah satu diantaranya Di Bawah Bendera Revolusi jilid I, Indonesia Menggugat dan karya-karya yang ditulis orang lain Bung Karno Putera Fajar yang ditulis oleh Solichin Salam, penyambung lidah rakyat Indonesia yang ditulis oleh Cindy Adams, dan buku-buku yang berkaitan dengan nasionalisme. Dari data yang didapat kemudian dianalisis dengan metode deskriptif dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasionalisme Bung Karno meliputi: Pembebasan, patriotisme, kemanusiaan, pluralisme, demokratisasi dan persatuan dan dispesifikan menjadi Sosio-Nasionalisme, Sosio-Demokrasi dan keTuhanan. Sedangkan Nasionalisme Bung Karno dalam Perspektif pendidikan Islam adalah: a. Sikap Patriotisme merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam sebagaimana dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 41. b. Persatuan dan Kesatuan, sebagaimana yang disebut dalam Alqur’an surat Ali-Imron: 103. c. Nasionalisme Bung Karno yang mengacu pada pluralisme, tidak mempersoalkan etnis dan rasial, tidak berlawanan dengan ajaran Islam sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat: 13. d. Humanisme dan kasih sayang, sebagaimana misi ajaran Islam adalah rahmatal lil alamin. e. Upaya pembebasan untuk menuju pada kemandirian, pengenalan jati diri dan kebebasan dari keterbelungguan marginalitas, belenggu-belenggu kebodohan yang berdampak pada matinya kreatifitas maupun belenggu marginalitas. Pemberdayaan manusia merdeka adalah mengeksistensikan manusia sebagai makhluk sempurna secara empiris. Hal ini tidak menyimpang dari orientasi pendidikan Islam sendiri yang bertujuan membentuk manusia menjadi “Insan Kamil.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Nasionalisme; Pendidikan Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 320 Political science
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 24 Feb 2014 08:04
Last Modified: 24 Feb 2014 08:04
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/1563

Actions (login required)

View Item View Item