Materialisasi Aura dalam Afirmasi Daya Tarik Cinta ( Studi kasus di Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam Unit Psikosufistik Walisongo Semarang )

Hidayat, Shonnief (2013) Materialisasi Aura dalam Afirmasi Daya Tarik Cinta ( Studi kasus di Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam Unit Psikosufistik Walisongo Semarang ). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
084411003_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084411003_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084411003_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084411003_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (561kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084411003_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084411003_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084411003_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (35kB) | Preview

Abstract

Aura yang merupakan warna dari energi yang bersemayam pada tubuh manusia, suatu energi yang mampu mempengaruhi kondisi kejiwaan (psikologis) dan fisik manusia. Secara sederhana, aura adalah bentuk medan energi yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup, aura dikenal juga dengan nama biolistrik (lapisan listrik), lapisan yang mengitari tubuh yang melambangkan kondisi energi, kesehatan, serta karakter seseorang. Sebagai wujud energi yang memang pada hakikatnya ialah suatu kekuatan, maka aura ini dapat difungsikan atau dimanfa’atkan dengan sedimikian rupa maksud dan tujuan, diantaranya guna menarik daya tarik cinta. Salah satu konsep atau teknik memanfa’atkan energi aura ini dinamakan teknik materialisasi. Dari uraian diatas, maka peneliti tertarik untuk mengangkat permasalahan tentang Materialisasi Aura Dalam Afirmasi Daya Tarik Cinta di Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam Unit Psikosufistik Walisongo Semarang. Lembaga yang dipimpin oleh Amiruddin Faizal ini, mengembangkan potensi-potensi manusia luar biasa yang ada dalam tubuh manusia melalui mengolah raga, olah rasa, dan olah jiwa. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah Pertama, mengungkap dan menjelaskan sistem konsep materialisasi yang bersumber dari aktifasi energi aura, yang dipraktekan Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam. Kedua, mengetahui bagaimana efektifitas cinta yang dihasilkan oleh para praktisi dengan melalui konsep maupun teknik materialisasi aura dalam afirmasi daya tarik cinta. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti mengadakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dimana penelitian ini, lebih mengandalkan manusia sebagai informasi kunci. Selanjutnya, didalam penelitian kualitatif ini melakukan analisa data secara induktif, pengarahkan sasaran penelitiannya pada usaha menemukan teori dari dasar, bersifat deskriptif, lebih mementingkan proses daripada hasil, membatasi studi dengan fokus, memiliki seperangkat kriteria untuk memeriksa keabsahan data, dasar penelitiannya bersifat sementara, dan hasil penelitiannya disepakati oleh dua pihak : peneliti dan subjek penelitian. Bentuk metode pengumpulan data menggunakan Observasi serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Materialisasi ialah suatu sistem kinerja energi yang lebih terstrukturkan, yang didukung dengan daya visualisasi serta pengaktifan pusat energi yang ada di dalam tubuh yakni cakra. Kemudian diiringi juga dengan peneguhan maksud atau keinginan secara kuat dan tepat, dalam bahasa lain disebut dengan afirmasi. Materialisasi tidak lain sebuah manifestasi berdo’a, do’a yang tidak hanya melafadzkan ayat-ayat, melainkan didukung juga dengan penghayatan serta peneguhan jiwa melalui aktifasi daya energi secara positif hingga efektifitas dari prosesnya pun akan baik. Eksistensi cinta yang dihasilkan dari teknik materialisasi di lembaga ini, memberi efek terhadap para praktisinya mengenai praktek berperan sebagaai sang pecinta yang lebih kuat dalam mencintai, rasa ketulusan yang dalam, serta keyakinan yang tangguh. Karena baik menurut sang pimpinan atau mentor maupun para peserta pelatihan ini, cinta adalah bagian hukum kausalitas, hukum alam, di mana adanya aktivitas memberi pasti akan menerima. Dan cinta itu ialah memberi bukan menerima, karena apabila kita memberi atau melakukan hal yang positif, maka akan mendapatkan yang positif pula.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Psikosufistik ; Seni Pernafasan ; Aura Cinta
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 611 Human anatomy, cytology, histology
700 The arts > 790 Recreational and performing arts > 796 Athletic and outdoor sports and games
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 21 Nov 2013 03:05
Last Modified: 21 Nov 2013 03:05
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/214

Actions (login required)

View Item View Item