Deskriptif manajemen proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Semesta Semarang sesuai permendiknas no.41 tahun 2007 tentang standar proses

Hakim, Lukmanul (2011) Deskriptif manajemen proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Semesta Semarang sesuai permendiknas no.41 tahun 2007 tentang standar proses. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
63311007-Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
63311007-Bab1.pdf - Accepted Version

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63311007-Bab2.pdf - Accepted Version

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63311007-Bab3.pdf - Accepted Version

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63311007-Bab4.pdf - Accepted Version

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63311007-Bab5.pdf - Accepted Version

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
63311007-Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Bentuk penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk membuat pencandraan (deskripsi) mengenai situasi-situasi atau kejadian-kejadian. Adapun tujuan penelitian deskriptif adalah untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran yang terjadi di SMP SEMESTA Semarang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekaan kualitatif. Pendekatan kualitatif ini dapat dipandang sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Sedangkan untuk metode pengumpulan datanya meliputi Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Dari hasil penelitian tentang Manajemen Proses pembelajaran yang ada di SMP Semesta Semarang adalah sebagai berikut: 1. Perencanaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru-guru PAI di SMP Semesta dapat dikatakan baik, hal tersebut dapat kita amati pada silabus dan RPP yang telah disusun telah sesuai dengan yang telah tertuang dalam Permendiknas No. 41 tahun 2007, selain itu merekapun menyusun RPP dengan memperhatikan prinsip-prinsip penyusunan RPP sebagaimana yang telah tertuang dalam Permendiknas No. 41tahun 2007, artinya guru-guru PAI di SMP Semesta memiliki kemampuan yang baik dalam merumuskan suatu silabus atau RPP. 2. Dalam komponen pelaksanaan proses pembelajaran, guru-guru PAI di SMP Semesta piawai dalam mengelola aktifitas pembelajaran di kelas. Pembelajaran yang mereka lakukan selalu berusaha membawa pada pembelajaran yang menyenangkan sehingga memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam suasana yang cair dan kompetitif. Seolah-olah menjadi tantangan tersendiri bagi guru-guru PAI di SMP Semesta untuk menjaga prestasi dan prestise SMP Semesta sebagai lembaga pendidikan yang berpredikat Sekolah Standar Nasional (SSN) bahkan sedang mengalami metamorfosis menjadi Sekolah Berstandar Internasional (SBI) oleh karena hal tersebut proses pembelajaran yang dilakukan selalu berusaha untuk memberdayakan peserta didik dan menjadikan peserta didik sebagai subjek ajar, bukan sebagai objek ajar. Sebagaimana yang telah penulis ungkapkan dalam analisis data, pembelajaran yang dilakukan oleh guru-guru PAI walaupun secara eksplisit (dalam RPP) tidak mencantumkan istilahistilah eksplorasi, elaborasi ataupun konfirmasi, karena mereka menggunakan metode pembelajaran lain yang tetap mengakomodasi ketiga unsur dalam Permen tersebut (eksplorasi, elaborasi ataupun konfirmasi). Sehingga pembelajaran yang ada memberdayakan siswa seperti memberikan motivasi pada anak didiknya, memberikan umpan balik, membuka waktu diskusi, memberikan pertanyaan serta mempertanyakan gagasan yang diajukan oleh para siswa. Suasana yang dibangun cukup dinamis serta guru pun selalu ramah siswa, sehingga proses pembelajaran jadi menyenangkan bagi siswa tanpa adanya beban apapun yang dirasakan. 3. Penilaian yang dilakukan guru-guru PAI di SMP Semesta dapat dikatakan sangat baik. Penilaian dalam standar Proses yang tertera dalam Permendiknas No. 41 ini mengacu pula pada Permen No. 20 tahun 2007, prinsip-prinsip penilaian yang dilakukan oleh guru-guru PAI di SMP Semestapun mengacu pada Permen tersebut. Secara umum dalam pembelajarannya, guru-guru PAI menggunakan bentuk-bentuk test berupa test tulis, test perbuatan, test penugasan dan test lisan. 4. Pengawasan atau pemantauan tersistem yang dilakukan Koordinator Pendidikan terhadap guru-guru PAI di SMP Semesta sangat baik. Koordinator pendidikan dalam hal ini Bpk. M. Ali Evmez senantiasa memonitoring proses pembelajaran di SMP Semesta. Pengawasan proses pembelajaran ini mengacu pada Permendiknas No. 41 yang dimulai dari perencanaan proses pembelajaran hingga penilaian hasil pembelajaran yang ada. Menurut beliau hasil kegiatan pemantauan proses pembelajaran ini pelaporannya bersifat intensif kepada General Manager pada saat rapat pimpinan yang dilaksanakan setiap 2 minggu sekali. Selain itu, pendekatan kekeluargaan yang dibudayakan oleh pihak pimpinan menjadi salah satu pendukung stabilitas proses pembelajaran yang dilakukan para guru PAI di SMP Semesta. Semoga hasil penelitian ini dapat memberi manfaat kepada pembaca pada umumnya dan hususnya dapat memberi manfaat kepada mahasiswa kependidikan islam fakultas tarbiyah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam; Manajemen Proses Pembelajaran; Standar Proses Pendidikan
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 03 Jun 2014 03:48
Last Modified: 03 Jun 2014 03:48
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2142

Actions (login required)

View Item View Item