Evaluasi Program Penanganan Anak ADD (Attention Deficit Disorder) di MI Walisongo Semarang

Aulia, Putri Citra (2013) Evaluasi Program Penanganan Anak ADD (Attention Deficit Disorder) di MI Walisongo Semarang. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
094411014_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094411014_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094411014_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094411014_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094411014_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094411014_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
094411014_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Usia sekolah dasar antara 6 hingga 12 tahun dimana anak mendapatkan pendidikan di sekolah dasar. Jika anak dapat mengikuti proses belajar dengan baik, maka tidak ada permasalahan dengan tahap selanjutnya. Akan tetapi jika terdapat beberapa hambatan maka proses belajar tidak akan berjalan lancar. Ditemukan adanya anak-anak yang mengalami hambatan belajar di MI (Madrasah Ibtida’iyyah) Walisongo . Hambatan belajar yang dialami anak di MI Walisongo berupa gangguan perhatian atau ADD (attention deficit disorder). Ditemukannya permasalahan tersebut, dari pihak Jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin IAIN Walisongo mengadakan program penanganan untuk anak berkebutuhan khusus yang berada di MI Walisongo yang spesifik untuk anak ADD. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif bertujuan untuk mengetahui bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terdapat pada program penanganan anak ADD. Program yang diadakan menggunakan 6 metoda terapi, yaitu: terapi yoga, terapi meditasi, terapi menggambar, psiko drama, self hypnosis (hipnosis diri)/hipnoterapi, dan play therapy (terapi menggambar). Dengan 6 metode dibuat secara klasikal (berkelompok) namun dengan sasaran anak yang diberikan terapi. Memanfaatkan situasi kelompok untuk mendukung jalannya terapi. Keenamnya bertujuan untuk membantu anak menolong dirinya sendiri agar dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan meningkatkan hasil belajarnya. Peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mendapatkan data penelitian. Dari beberapa data tersebut peneliti menggunakan analisis SWOT untuk menganalisis data. Dari analisis SWOT tersebut dapat diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terdapat pada program penanganan. Dari hasil analisis peneliti menemukan bahwa program penanganan untuk ADD (Attention Deficit Disorder) dapat diketahui memiliki kelebihan pada pemateri yang memiliki potensi yang berbeda-beda dan mampu membawakan materi dengan baik. Memiliki kelemahan yang tidak seluruhnya perubahan terjadi pada anak, akan tetapi hanya sebagian. Kesempatan program yang dapat diterapkan di sekolah lain seperti sekolah inklusi maupun luar biasa. Serta ancaman yang justru ada karena kelompok, yang seharusnya memfasilitasi akan tetapi menggannggu jalannya terapi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Anak Attention Deficit Disorder ;
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 155 Differential and developmental psychology
600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 612 Human physiology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 25 Nov 2013 04:48
Last Modified: 25 Nov 2013 04:48
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/253

Actions (login required)

View Item View Item