Usaha guru agama islam dalam meningkatkan motivasi belajar PAI pada siswa di SMP Satap Terpadu Bungursari Purwakarta

Arifin, Rifki (2014) Usaha guru agama islam dalam meningkatkan motivasi belajar PAI pada siswa di SMP Satap Terpadu Bungursari Purwakarta. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
073111111_coverdll.pdf - Cover Image

Download (236kB) | Preview
[img]
Preview
Text
073111111_bab1.pdf - Accepted Version

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text
073111111_bab2.pdf - Accepted Version

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
073111111_bab3.pdf - Accepted Version

Download (51kB) | Preview
[img]
Preview
Text
073111111_bab4.pdf - Accepted Version

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
073111111_bab5.pdf - Accepted Version

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
073111111_bibliografi.pdf - Bibliography

Download (11kB) | Preview

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan sangat cepat yang mewarnai seluruh aspek kehidupan manusia, didalam rangka mengimbangi hal tersebut pemerintah menetapkan suatu kebijaksanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan, pencapaian mutu pendidikan merupakan langkah yang harus dilakukan dengan usaha peningkatan kemampuan professional yang dimiliki oleh guru, utamanya guru pendidikan agama Islam. Guru merupakan salah satu komponen dalam proses belajar mengajar. Seorang guru memiliki tanggung jawab yang besar dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu guru harus memberikan motivasi kepada siswa, karena motivasi adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sukses tidaknya segala aktivitas siswa dalam belajar. Guru tidak semata-mata mentransfer ilmu pengetahuan saja, tetapi juga sebagai pendidik dan pembimbing yang memberikan pengarahan dan menuntut siswa dalam mengajar. Pengarahan disini dapat berupa memberikan motivasi kepada siswa, karena di dalam proses belajar mengajar motivasi memeganag peranan yang sangat penting. Motivasi tidak dapat dipisahkan dari aktivitas belajar. Siswa tidak akan mempelajari sesuatu bila hal itu tidak menyentuh kebutuhannya. Motivasi adalah syarat mutlak dalam belajar. Sering kali terdapat anak yang malas, suka membolos dan sebagainya. Adapun yang sering terjadi di sekolah-sekolah formal banyaknya siswa yang tidak ikut pelajaran di saat pelajaran pendidikan agama Islam yang tidak di senangi sedang berlangsung, hal ini terlihat pada absensi mata pelajaran pendidikan agama Islam ketika sedang berlangsung dan banyaknya siswa yang malas untuk belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam. Dengan demikian guru pendidikan agama Islam tidak berhasil memberikan motivasi yang tepat untuk mendorong agar siswa bekerja dengan segenap tenaga dan pikirannya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana usaha guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar PAI pada siswa di SMP Satap Terpadu Bungursari dan juga untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Satap Terpadu Bungursari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dan hasil yang diperoleh merupakan hasil dari data deskriptif, yakni berupa kata-kata, gambaran dan bukan angka-angka. Sumber data sekaligus informan adalah guru pendidikan agama islam (PAI), kepala sekolah serta pihak-pihak yang terkait dalam penelitian ini bila diperlukan. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan beberapa teknik yakni dengan melalui observasi, interview serta dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teknik analisis data diskriptif kualitatif. Untuk pengecekan keabsahan peneliti menggunakan trianggulasi, pengecekan sejawat melalui diskusi dan kecukupan referensial. Adapun hasil dari penelitian ini adalah upaya guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam meningkatkan motivasi belajar PAI sudah dilaksanakan di SMP Satap Terpadu Bungursari dengan cukup baik, hal ini dapat dilihat dari peran guru yang terlibat langsung kepada siswa akan motivasi belajar di Satap Terpadu Bungursari. Maka dari itu peneliti berkesimpulan bahwa motivasi yang diberikan guru SMP Satap Terpadu Bungursari menjadi 3 (tiga) jenis motivasi : Motivasi Tinggi, Motivasi Sedang, dan Motivasi Rendah. Untuk faktor pendukungnya adalah sarana dan prasarana yang lengkap, lingkungan yang aman dan nyaman, tenaga pengajarnya yang profesional, dan adanya dukungan dan kerjasama dari guru-guru non agama islam. Sedangkan penghambatnya adalah semangat belajar dari siswa, karena memang kadang-kadang mereka terpengaruh dari lingkungan tempat mereka bergaul di luar sekolah, kemampuan guru PAI yang kurang mumpuni.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Guru agama islam; Motivasi belajar; Pendidikan Agama Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing : Drs. H. Abdul Wahid, M.Ag
Depositing User: Arman Khairon
Date Deposited: 11 Dec 2014 07:59
Last Modified: 11 Dec 2014 07:59
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/2948

Actions (login required)

View Item View Item