Upaya meningkatkan hasil belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II dalam materi pokok sistem persamaan linear dua variabel pada peserta didik kelas VIII A semester ganjil MTs Assalafiyah Luwungragi Brebes tahun pelajaran 2009/2010

Mafrihin, Mafrihin (2009) Upaya meningkatkan hasil belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II dalam materi pokok sistem persamaan linear dua variabel pada peserta didik kelas VIII A semester ganjil MTs Assalafiyah Luwungragi Brebes tahun pelajaran 2009/2010. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
3105271 _ Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105271 _ Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105271 _ Bab 2.pdf - Accepted Version

Download (483kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105271 _ Bab 3.pdf - Accepted Version

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105271 _ Bab 4.pdf - Accepted Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105271 _ Bab 5.pdf - Accepted Version

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105271 _ Bibliography.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Apakah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigasw II dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar peserta didik kelas VIII A MTs Assalafiyah Luwungragi Brebes pada sub materi pokok sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) pada peserta didik kelas VIII A Semester Ganjil MTs Assalafiyah Luwungragi Brebes. Obyek penelitian ini adalah di MTs Assalafiyah Luwungragi Brebes. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan satu kelas untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II yaitu kelas VIII A yang berjumlah 46 peserta didik yang terdiri dari 21 putra dan 25 putri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah , observasi terbuka, dokumentasi, dan tes evaluasi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar yaitu nilai rata-rata 65 dengan ketuntasan belajar 75%. Pada penelitian tindakan kelas ini dirancang 2 (dua) siklus. Setiap siklus ada 4 (empat) tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), Pengamatan (observation), dan refleksi (reflection).. Masing-masing siklus dilaksanakan dengan dua kali pertemuan dan satu kali pertemuan untuk evaluasi siklus. PTK berfokus pada kelas atau pada proses pembelajaran yang terjdi di kelas, pada input (silabus, materi, dan lain-lain) ataupun out put (hasil belajar). PTK harus bertujuan atau mengenai hal-hal yang terjadi di dalam kelas. Pada tahap siklus I setelah dilaksanakan tindakan nilai rata-rata peserta didik 64,13 dengan ketuntasan belajar klasikal 71,73 % dan keaktifan peserta didik mencapai 66,25%. Kemudian pada siklus II setelah diadakan evaluasi pelaksanaan tindakan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu mencapai 69,19 dengan ketuntasan belajar klasikal 89,13% dan keaktifan peserta didik mencapai 76.25%. Dari dua tahap tersebut jelas bahwa ada peningkatan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigasw II. Namun dari penelitian tersebut terdapat peserta didik yang dari tahap siklus I dan siklus II mempunyai nilai skor terakhir dan nilai tes akhirnya dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 55, hal ini disebabkan karena beberapa hal yaitu karena kondisi keluarga yang tidak mendukung dan karena memang daya ingat atau tingkat intelektualitas yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada materi pokok sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII A MTs Assalafiyah Luwungragi Brebes Tahun pelajaran 2009/2010. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada semua pihak (peserta didik, guru, sekolah) di MTs Assalafiyah Luwungragi Brebes untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika dan dapat memberikan dorongan atau motivasi belajar kepada peserta didik agar bisa berprestasi dan berkompetisi dengan sehat. Peneliti memberikan saran bagi guru untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dalam kegiatan pembelajaran matematika, perlu mempertimbangkan waktu kerena pembelajaran kooperaitf tipe ini relatif memakan waktu yang lebih banyak sehingga guru harus mampu mengatur waktu sebaik mungkin.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hasil Belajar; Metode pembelajaran; Pembelajaran Kooperatif; Matematika
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 510 Mathematics
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Matematika
Additional Information: Pembimbing: Hj. Minhayati Shaleh; Dra. Muntholi’ah, M. Pd.
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 13 Jun 2015 05:38
Last Modified: 13 Jun 2015 05:38
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4248

Actions (login required)

View Item View Item