Kedudukan akal dalam Al-Qur’an dan implementasinya dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam

Awaludin, Asep (2009) Kedudukan akal dalam Al-Qur’an dan implementasinya dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
3105360 _ Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105360 _ Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105360 _ Bab 2.pdf - Accepted Version

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105360 _ Bab 3.pdf - Accepted Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105360 _ Bab 4.pdf - Accepted Version

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105360 _ Bab 5.pdf - Accepted Version

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105360 _ Bibliography.pdf - Bibliography

Download (19kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kedudukan akal dalam Al-Qur'an dan implementasinya dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bersifat kualitatif, karena menekankan pada penelitian yang berupaya untuk menelusuri dan mencari teks yang berkaitan dengan akal dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam yang membahas pada masalah tersebut. Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan sumber utama berupa ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan permasalahan yang menjadi pokok bahasan dalam skripsi ini. Selanjutnya untuk memberi penjelasan-penjelasan atas penafsiran-penafsiran tentang ayat-ayat Al-Qur'an tersebut penulis menggunakan studi pustaka (library research) atau suatu penelitian kepustakaan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode tafsir tahlili. Metode tafsir tahlili menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan memaparkan segala aspek yang terkandung di dalam ayat-ayat yang ditafsirkan itu serta menerangkan makna-makna yang tercakup di dalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufasir yang menafsirkan ayat-ayat tersebut. Berdasarkan hasil kajian mendalam diperoleh kesimpulan bahwa dengan potensi yang dimiliki manusia, dengan akal-akalnya manusia dituntut selalu berpikir dan menggali semua yang ada di bumi. Manusia sebagai khalifah di bumi dengan akalnya harus bisa menjembatani amanah dengan berpikir yang jernih seperti yang diajarkan dalam Al-Qur'an. Dalam hal ini manusia dengan akalnya dituntut untuk bisa taat dan mengikat hawa nafsunya. Keseimbangan antara pikiran [fikr] dan rasa [dzikr] ini menjadi penting karena secanggih apapun manusia tidak dapat menciptakan sesuatu. Keduanya adalah pilar peradaban yang tahan banting sejarah. Keduanya adalah perwujudan iman seorang muslim. Umat yang berpegang kepada kedua pilar ini disebut al Qur’an sebagai ulul albab. Mereka, disamping mampu mengintegrasikan kekuatan fikr dan dzikr, juga mampu pula mengembangkan kearifan yang menurut al Qur’an dinilai sebagai khairan katsiran. Perpaduan antara pikiran dan rasa ini merupakan prasyarat mutlak dalam membangun pendidikan Islam melalui pengembangan kurikulum PAI. Dalam ungkapan Iqbal bahwa fikr dan dzikr atau ‘aqal dan ‘isyq harus diintegrasikan secara mantap bila mau membangun peradaban modern yang segar. Sesuatu yang tentunya sangat diidamkan oleh umat manusia, dan disinilah semestinya peran yang harus dimainkan umat Islam untuk memerikan kontribusinya bagi pendidikan Islam melalui pengembangan kurikulum PAI.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Drs. Musthofa, M. Ag.; Dr. Hamdani Mu’in, M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Akal; Kurikulum; Pendidikan Agama Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education > 375 Curriculums
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 06 Jul 2015 03:34
Last Modified: 06 Jul 2015 03:34
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4264

Actions (login required)

View Item View Item