Penerapan metode drill dan demontrasi bagi pembentukan kemandirian anak tunagrahita menjalankan ibadah mahdhah di SLB Widya Bhakti Semarang

Auliya’, Chilyatul (2015) Penerapan metode drill dan demontrasi bagi pembentukan kemandirian anak tunagrahita menjalankan ibadah mahdhah di SLB Widya Bhakti Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
111111023.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Melatih kemandirian kepada anak tunagrahita merupakan kewajiban bagi guru, sebab mereka memiliki keterbatasan pada dirinya berupa IQ dibawa rata-rata, selalu bergantung dengan orang lain, memiliki abnormalitas fisik, keterbatasan dalam berfikir, memori sangat pendek, serta kurang percaya diri dalam bersosialisasi, dari kekurangan tersebut mengakibatkan pentingnya melatih kemandirian kepada mereka, sebab kemandirian merupakan hal yang terpenting bagi setiap manusia terutama dalam menjalankan ibadah mahdha. Karena ibadah merupakan kewajiban bagi setiap umat untuk menyembah kepada Tuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bentuk kemandirian anak tunagrahita menjalankan ibadah mahdhah, serta menganalisis penggunaan metode drill dan demonstrasi dalam rangka pembentukan kemandirian anak tunagrahita menjalankan ibadah mahdah di SLB Widya Bhakti Semarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari sumber data yang diperoleh di lapangan. Adapun uji validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi data yang menggunakan empat tahap yaitu 1) Triangulasi sumber, 2) Trianggulasi tehnik, 3) Triangulasi waktu, 4) Triangulasi teori. Sedangkan teknik analisi data menggunakan model analisa Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1) Data redukction, 2) Data display (penyajian data), 3) Conclusion drawing dan verification. Hasil dari penelitian ini adalah Kemandirian anak tunagrahita dalam menjalankan ibadah mahdhah berupa wudhu, shalat, thaharah (sesuci), dan puasa. Dalam hal wudhu, thaharah (sesuci), dan puasa mereka sudah bisa dikatakan mampu dalam melaksanakannya sendiri. Sedangkan shalat anak tunagrahita dalam gerakan anak sudah mengerti gerakan-gerakannya akan tetapi bacaan-bacaannya belum hafal. Serta adanya 3 faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan kemandirian anak tunagrahita yaitu: 1) faktor orang tua 2) faktor teman 3) faktor lingkunga. Adapun penerapan metode drill dan demontrasi di SLB Widya Bhakti Semarang diterapkan di dalam kelas maupun luar kelas. Metode drill dan metode demonstrasi merupakan metode yang cocok digunakan untuk melatih kemandirian anak tunagrahita menjalankan ibadah mahdhah. Sebab mereka memiliki keterbatasan IQ, memori yang sangat pendek dan selalu bergantung dengan orang lain. Dan kedua metode tersebut bisa digabungkan dengan metode-metode yang lain dengan alasan memperhatikan karakteristik anak tunagrahita. Kedua metode tersebut bisa diterapkan sebagai metode bimbingan dan metode dakwah kepada anak tunagrahita dalam hal pembentukan kemandirian anak tunagrahita menjalankan ibadah mahdhah, sebab antara pendidikan, bimbingan dan dakwah merupakan ilmu yang saling berkesinambungan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Anak Tunagrahita; Metode drill dan demonstrasi; Ibadah mahdhah; Sekolah Luar Biasa
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.38 Rites, prayer
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Additional Information: Pembimbing: Komarudin, M. Ag.; Ema Hidayanti, S. Sos.I., M.S.I.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 02 Feb 2016 09:39
Last Modified: 02 Feb 2016 09:39
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4950

Actions (login required)

View Item View Item