Sekularisme dan pendidikan akhlak (studi atas pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang konsep pendidikan akhlak dalam menghadapi sekularisme)

Sa’adah, Lailatus (2015) Sekularisme dan pendidikan akhlak (studi atas pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang konsep pendidikan akhlak dalam menghadapi sekularisme). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
113111117.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui konsep Pendidikan Akhlak dalam menghadapi dampak sekularisme yakni hilangnya adab menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: Bagaimana Konsep pendidikan Syed Muhammad Naquib al-Attas dalam menghadapi sekularisme? Permasalahan tersebut dibahas melalui studi kepustakaan yang datanya diperoleh dari berbagai karya Syed Muhammad Naquib al-Attas yang berhubungan dengan Sekularisme dan konsep pendidikan akhlak. Semua data penelitian dianalisis menggunakan metode content analysis. Kajian ini menunjukkan bahwa: menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas Sekularisme adalah suatu faham yang memisahkan antara kehidupan duniawi dan kehidupan ukhrawi, sehingga berakibat pada rusaknya aqidah yang berdampak pada hilangnya adab. Sedang Pendidikan merupakan salah satu cara untuk memperbaiki akhlak. Menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas pendidikan akhlak tidak hanya berpusat pada pemahaman saja, melainkan pada praktik dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi seorang guru bukan hanya bertugas memahamkan materi saja, akan tetapi juga mendidik dalam pengaplikasian materi tersebut dalam segala etika seorang peserta didik, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai sempurna. Al-Attas mengungkapkan dua metode dalam pendidikan, yakni metode metafora dan bercerita sebagai metode dalam memahamkan peserta didik, dan metode tauhid sebagai metode dalam mempraktekkan teori pendidikan akhlak tersebut, sehingga pada praktiknya seseorang akan berpegang teguh pada tauhid ke-Islaman. Di dalam pendidikan menurut al-Attas, guru layaknya seorang ayah atau pemimpin, jadi hendaknya bertanggung jawab dan mengevaluasi peserta didik, begitupun peserta didik hendaklah menghormati gurunya sebagaimana ia menghormati orang tuanya dan pemimpinnya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pendidikan akhlak; Sekularisme
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 210 Philosophy and theory of religion > 211 Concepts of God
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing : Dr. Ruswan, M. A.; Drs. Abdul Wahid, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 23 Feb 2016 01:29
Last Modified: 23 Feb 2016 01:29
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5034

Actions (login required)

View Item View Item