Pembelajaran PAI bagi anak berkebutuhan khusus (tunanetra) di SMPLB Negeri Semarang tahun pelajaran 2015/2016

Wulandari, Ria (2016) Pembelajaran PAI bagi anak berkebutuhan khusus (tunanetra) di SMPLB Negeri Semarang tahun pelajaran 2015/2016. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
093111098.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi anak tunanetra sebagai makhluk individu memiliki kadar kemampuan yang berbeda, perbedaan ini bukan pada materi pokoknya melainkan pada segi cara menjelaskan materi tersebut yang sesuaikan dengan kemampuan anak tersebut, SMPLB Negeri Semarang sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mendidik anak berkebutuhan khusus termasuk anak tunanetra memberikan pembelajaran PAI dengan berbagai metode yang sesuai dengan kemampuan anak tunanetra, karena tanpa kemampuan pengelolaan metode pembelajaran yang efektif, segala kemampuan guru yang lain dapat menjadi netral dalam arti kurang memberikan pengaruh atau dampak positif terhadap pembelajaran siswa. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: yaitu bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran PAI pada peserta didik tunanetra di SMPLB Negeri Semarang Tahun Pelajaran 2015/2016 ? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Semua data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data yang terdiri dari tahapan data reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam pelaksanaan pembelajaran PAI menggunakan: 1. Perencanaan pembelajaran, yaitu silabus dan RPP untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Perencanaan pembelajaran PAI pada peserta didik tunanetra di SMPLB Negeri Semarang telah dilakukan secara sistematis dengan melibatkan unsur terkait dan memiliki kompetensi. Akan tetapi Proses Belajar Mengajar terjadi tanpa berdasarkan perencanaan yang telah dibuat. Karena perencanaan pembelajaran tersebut mengacu pada KTSP 2006 yang belum dimodifikasi. Oleh karena itu, pendidik tidak biasa memaksakan Standar Kompetensi & Kompetensi Dasar (SK KD) pada kurikulum tersebut kepada peserta didik. Maka, pendidik menurunkan KD (Kompetensi Dasar) dan materinya didesain ringan dengan lebih mematangkan sehingga menyesuaikan dengan kondisi peserta didik. 2.Pelaksanaan pembelajaran PAI pendidik agama Islam menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, sorogan, bandongan dan drill (latihan). 3.Evaluasi yang digunakan pada pembelajaran PAI menggunakan post test di akhir pembelajaran yang disesuaikan dengan materi dan kondisi peserta didik Evaluasi tersebut selalu rutin dilakukan oleh pendidik pada akhir kegiatan pembelajaran untuk mengoreksi pemahaman peserta didik terhadap pelajaran yang telah diberikan. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi para civitas akademika, para mahasiswa, para tenaga pengajar mata kuliah jurusan dan program studi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang terutama dalam member dorongan kepada mahasiswa agar senantiasa meningkatkan motivasi berprestasi secara lebih memadai.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam; Tunanetra
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.9 Pendidikan khusus (spt.: pendidikan tuna netra)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing: Ridwan, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 31 Oct 2016 05:53
Last Modified: 31 Oct 2016 05:53
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6010

Actions (login required)

View Item View Item