Pesantren, sufisme dan tantangan modernitas

Khasan, Moh (2010) Pesantren, sufisme dan tantangan modernitas. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 10 (1). pp. 111-132. ISSN 1411-9188

[img]
Preview
Text
Khasan_Pesantren_Sufisme.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (459kB) | Preview

Abstract

Artikel ini berbicara tentang pesantren, sebuah lembaga pendidikan tradisional khas Indonesia. Fokus pembahasannya terarah pada persoalan-persoalan yang terkait dengan respon pesantren terhadap modernisme. Pendekatan deskriptif- normatif diterapkan untuk menganalisa dan menginterpretasikan eksistensi, nilai, dan fenomena pesantren serta berbagai hubungan antara faktor-faktor keagamaan, termasuk pemikiran, praktik, lembaga, otoritas dan proses sosial. Pembahasan yang lebih jauh dalam makalah ini diarahkan pada pertanyaan- pertanyaan mengenai bagaimana elemen-elemen pesantren, seperti kiai dan santri menjaga otonominya, identitas dirinya, dan semangat tradisionalnya ketika berhadapan dengan pengaruh kehidupan modern, seperti globalisasi dan perubahan sosial serta bagaimana pesantren mengantisipasi peran-peran sosial- budayanya dalam konteks dunia modern. Isu-isu penting terkait dengan peran pesantren dalam transformasi sosial yang dibahas adalah: fungsi pesantren sebagai lingkungan spiritual dan Sufism, pesantren sebagai lembaga dakwah, pesantren sebagai penjaga budaya, serta peran-peran sosial pesantren.

[error in script]
Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Pesantren; Sufisme; Globalisasi; Modernitas
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Artikel Jurnal (Journal Articles)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 15 Aug 2017 08:42
Last Modified: 16 Aug 2017 08:30
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7167

Actions (login required)

View Item View Item