Persepsi direktur dan tenaga medis terhadap layanan bimbingan rohani Islam dan relevansinya dalam meningkatkan kualitas layanan di RSUD Ambarawa

Huda, Alfan Khoirul (2017) Persepsi direktur dan tenaga medis terhadap layanan bimbingan rohani Islam dan relevansinya dalam meningkatkan kualitas layanan di RSUD Ambarawa. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (853kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (556kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kesehatan merupakan unsur penting dalam kehidupan manusia. Berdasarkan konstitusi World Health Organization (WHO), komponen kesehatan terdiri dari empat aspek, yaitu aspek biologi, aspek psikologi, aspek sosial, dan aspek spiritual. Aspek spiritual merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Keberadaannya masih sangat terbatas dan eksistensinya di rumah sakit yang tidak berbasis agama belum cukup mapan. RSUD Ambarawa merupakan salah satu rumah sakit pemerintah yang menyediakan layanan psikospiritual pasien dalam bentuk bimbingan rohani Islam. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan bimbingan rohani Islam di RSUD Ambarawa. 2) Mengetahui dan menganalisa persepsi direktur dan tenaga medis terhadap layanan bimbingan rohani Islam di RSUD Ambarawa. 3) Mengetahui dan menganalisa persepsi direktur dan tenaga medis terhadap layanan bimbingan rohani Islam dan relevansinya dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan rohani di RSUD Ambarawa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitannya adalah direktur, tenaga medis, dan petugas pembimbing rohani yang ada di RSUD Ambarawa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yang terbagi dalam beberapa tahap, yaitu: 1) Reduksi Data (Data Reducction). 2) Penyajian Data (Data Display). 3) Penarikan Kesimpulan (Conclusing Drawing). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini antara lain: 1). Bimbingan rohani Islam di RSUD Ambarawa sudah ada sejak tahun 2012. Pelaksanaannya bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Semarang. Petugas yang melaksanakan bimbingan adalah pegawai Kementerian Agama yang datang setiap hari Rabu dibantu oleh tim Kerohanian RSUD Ambarawa. Metode yang digunakan adalah metode langsung yang dilakukan secara kelompok dan individu. Materi yang diberikan adalah materi akidah, syari’ah dan akhlak. Adapun kegiatan yang dilakukan saat bimbingan adalah memberikan semangat, nasehat, sugesti, motivasi, dan kepada pasien, serta edukasi ibadah bagi pasien, seperti memberikan tuntunan tatacara shalat dan tayamum. 2) Direktur dan tenaga medis pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap layanan bimbingan rohani Islam. Persepsi positif tersebut ditunjukkan dengan penerimaan dan dukungan terhadap layanan bimbingan rohani. Layanan yang diberikan dianggap mampu menumbuhkan respon spiritual adaptif berupa kekuatan mental dan ketenangan batin pasien yang dirawat di rumah sakit karena pada dasarnya pasien yang datang ke rumah sakit bukan hanya sakit secara fisik, tetapi juga sakit secara mental. Selain itu bimbingan rohani merupakan hak pasien yang harus dipenuhi serta amanat Undang-Undang 36 Tahun 2009 yang harus dimplementasikan dalam setiap praktek pelayanan kesehatan. 3) Persepsi direktur dan tenaga medis memiliki relevansi dan kesesuaian dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan rohani Islam di RSUD Ambarawa. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan kualitas pelayanan yang terjadi, seperti penunjukan tim kerohanian internal yang bertugas membantu pelaksanaan bimbingan rohani, meningkatkan kerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Semarang melalui Surat Perjanjian Kerjasama yang mengikat dan memiliki kekuatan hukum tetap, serta wacana pembentukan unit layanan bimbingan rohani secara madiri dan rekruitmen pegawai baru dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan, termasuk pelayanan bimbingan rohani.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorMahmudah, MahmudahUNSPECIFIED
Thesis advisorUmriana, AnilaUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Bimbingan rohani Islam; Kualitas layanan
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Additional Information: Pembimbing: Hj. Mahmudah, S. Ag., M. Ag.; Anila Umriana, M. Pd.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 10 Oct 2017 04:14
Last Modified: 10 Oct 2017 04:14
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/7357

Actions (login required)

View Item View Item