Implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam (SKI) materi keperwiraan Nabi Muhammad SAW di kelas V MIN Wonogiri tahun pelajaran 2018/2019

Mahanani, Tadicha Wening (2019) Implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam (SKI) materi keperwiraan Nabi Muhammad SAW di kelas V MIN Wonogiri tahun pelajaran 2018/2019. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo Semarang.

[img]
Preview
Text
10 SKRIPSI KESELURUHAN.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena guru belum menyeluruh mengimplementasikan penilaian autentik di MIN Wonogiri khususnya pada kelas V mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam materi Keperwiraan Nabi Muhammad saw. Hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu guru dalam melakukan penilaian autentik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengolahan hasil penilaian tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: bagaimanakah implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam materi keperwiraan Nabi Muhammad saw di kelas V MIN Wonogiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi penilaian autentik di MIN Wonogiri meliputi penilaian afektif (sikap), penilaian kognitif (pengetahuan), dan penilaian psikomotorik (keterampilan). Penilaian afektif (sikap) berupa penilaian observasi, penilaian diri, dan penilaian teman sebaya. Penilaian kognitif (pengetahuan) berupa penilaian tertulis, penilaian lisan, dan penilaian penugasan. Sedangkan penilaian psikomotorik (keterampilan) berupa penilaian kinerja dan penilaian portofolio. Penilaian autentik tersebut terdapat beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung diantaranya pertama, guru mengikuti workshop atau pelatihan di Semarang selama 3-4 hari kedua, pemahaman dan penguasaan guru dalam melaksanakan penilaian autentik. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu yang dibutuhkan guru untuk melaksanakan serangkaian penilaian autentik. Temuan tersebut memberikan acuan bagi lembaga pendidikan untuk lebih meningkatkan kualitas dan kreativitas seorang guru dalam mengatur waktu pelaksanaan penilaian autentik sehingga keluaran (output) yang dihasilkan dapat optimal. Serta dapat tercapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributors (e.g. Thesis Advisor)Email
Thesis advisorRahmawati, TitikUNSPECIFIED
Thesis advisorKhunaifi, AgusUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Evaluasi pembelajaran; Penilaian autentik; Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education > 372 Elementary education > 372.8 Pelajaran lain untuk pendidikan dasar (Ilmu sosial, menari, musik, sejarah)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Muhammad Khozin
Date Deposited: 13 Jul 2019 02:04
Last Modified: 13 Jul 2019 02:04
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/9757

Actions (login required)

View Item View Item