Analisis hukum Islam terhadap denda keterlambatan pembayaran hutang : studi kasus fitur layanan Shopeepay Later

Agustina, Ayu (2022) Analisis hukum Islam terhadap denda keterlambatan pembayaran hutang : studi kasus fitur layanan Shopeepay Later. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1802036026_Ayu_Agustina_Lengkap] Text (Skripsi_1802036026_Ayu_Agustina_Lengkap)
Skripsi_1802036026_Ayu_Agustina.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Al-Qardh atau hutang ialah suatu kegiatan atau aktivitas pinjam meminjam uang yang diperbolehkan di dalam Islam. Tetapi, banyak sekali masyarakat di dalam melakukan transaksi pinjam meminjam uang diluar dari ketentuan yang telah ditentukan menurut Syariat Islam. Pinjam meminjam uang yang benar menurut syariat Islam tidak semua masyarakat melaksanakannya. Pokok masalah penelitian ini adalah pertama, Bagaimana analisis praktik pembayaran denda pinjaman uang pada fitur shopeepay later. Kedua, Bagaimana analisis hukum Islam terhadap denda keterlambatan pembayaran pinjaman uang berbasis teknologi informasi pada fitur layanan shopeepay later.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan jenis penelitian lapangan atau field research. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif yuridis, sumber data yang digunakan yaitu primer, sekunder dan sumber hukum. Metode pengumpulan data penelitian yang dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan analisis pengumpulan data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis terhadap praktik pembayaran denda keterlambatan pinjaman uang tersebut bertentangan dengan hukum Islam. Menurut hukum Islam seorang pemberi pinjaman wajib hukumnya untuk memberi tenggang waktu pembayaran apabila peminjam kesulitan untuk membayar pinjaman. Denda menurut hukum Islam juga merupakan bentuk dari tambahan bersyarat di dalam kegiatan pinjam meminjam uang. Hal tersebut termasuk dalam golongan riba sehingga haram untuk dilakukan. Denda dalam hal ini disebut dengan Ta’widh seperti ganti kerugian yang dibebankan kepada nasabah yang sengaja melakukan perbuatan baik berupa keterlambatan pembayaran atau hal lain yang mengakibatkan bank mengalami

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Al-Qardh; Hutang; Denda; ShopeePay Later
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Chantika Khoirunnisaa
Date Deposited: 25 Oct 2022 03:38
Last Modified: 25 Oct 2022 03:38
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/17492

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics