Peran panti asuhan dalam pengasuhan anak yatim, piatu, dan broken home perspektif hukum keluarga Islam : studi kasus Panti Asuhan Yayasan Sunan Drajat, Kelurahan Plamongansari, Kota Semarang
Putri, Carisima Rahmadani Manenda (2025) Peran panti asuhan dalam pengasuhan anak yatim, piatu, dan broken home perspektif hukum keluarga Islam : studi kasus Panti Asuhan Yayasan Sunan Drajat, Kelurahan Plamongansari, Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2102016029_Carisima Rahmadani MP_Full Skripsi - CARISIMA RAHMADANI MANENDA PUTRI 2102016029.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Ketidakmampuan orang tua dalam memenuhi hak-hak anak menjadi permasalahan yang sering terjadi, terutama dalam kondisi keluarga broken home, anak yatim, dan anak piatu. Mereka tidak terpenuhi mendapatkan hak kasih sayang, hak pendidikan, dan hak perlindungan secara optimal. Sehingga membuat anak menjadi terlantar, karena haknya tidak terpenuhi.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya yuridis sosiologis. Adapun untuk data yang digunakan ialah, data primer diperoleh dengan mewawancarai objek penelitian dan melakukan observasi ke lokasi penelitian, sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Serta data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan anak merupakan kewajiban dari orang tua, karena adanya broken home, yatim, dan piatu, maka hal itu mengakibatkan hak tersebut tidak terpenuhi. Dengan itu, hadirlah panti asuhan sebagai alternatif memberikan pengasuhan anak yang hak-haknya tidak optimal. Panti Asuhan Yayasan Sunan Drajat, melaksanakan perannya secara maksimal dalam memberikan kebutuhan anak-anak seperti, memberikan hak pendidikan, hak kesehatan, dan hak perlindungan. Meskipun, mereka terkendala dalam keterbatasan dana untuk operasional di panti asuhan. Adapun sisi pengasuhan anak pada konsep hadhanah, anak mendapatkan hak-hak pendidikan, hak perlindungan, hak kasih sayang dan perhatian. Tetapi yang menjadi problem lainnya ialah, tidak adanya keluarga anak yang menanyakan kabar atau menjenguk mereka di panti asuhan, sehingga mereka merasa kehilangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengasuhan anak; broken home; panti asuhan; hukum keluarga Islam |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86208 - Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Bahrul Ulumi |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 01:40 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 01:40 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/28885 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
