Hubungan screentime media sosial, citra tubuh, perilaku makan dengan status gizi wanita dewasa muda

Arrahim, Kayes Aghnissa (2025) Hubungan screentime media sosial, citra tubuh, perilaku makan dengan status gizi wanita dewasa muda. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1807026089_Kayes_Aghnissa_Arrahim] Text (Skripsi_1807026089_Kayes_Aghnissa_Arrahim)
Skripsi_1807026089_Kayes_Aghnissa_Arrahim.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan media sosial telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan wanita dewasa muda. Pada fase ini, individu cenderung lebih peduli terhadap pandangan sosial dan standar kecantikan yang ditampilkan dalam media sosial. Durasi paparan yang tinggi terhadap media sosial serta kesadaran yang lebih terhadap pandangan sosial dapat mempengaruhi perilaku makan individu, yang pada akhirnya berdampak terhadap status gizi.
Tujuan : Menganalisis hubungan screentime media sosial dan citra tubuh dengan perilaku makan, dan menganalisis hubungan perilaku makan dengan status gizi pada wanita dewasa muda.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilaksanakan di lingkungan FPK UIN Walisongo dengan jumlah sampel 73 responden, yang dipilih menggunakan metode consecutive sampling dengan pendekatan purposive. Screentime media sosial diukur berdasarkan data aktual dari fitur Digital Wellbeing, citra tubuh diukur menggunakan kuesioner Figure Rating Scale (FRS), dan perilaku makan diukur menggunakan kuesioner Adut Eating behaviour Questionnaire (AEBQ). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Fisher.
Hasil : Mayoritas responden memiliki screentime media sosial yang tinggi (83,6%), citra tubuh negatif (97,3%), kecendrungan perilaku mendekati makan (79,5%) dan status gizi normal (60,3%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara screentime media sosial dengan perilaku makan(p=0, 253), serta antara citra tubuh dengan perilaku makan (p=371). Namun, terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku makan dengan status gizi (p=0,001).
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang kuat antara perilaku makan dengan status gizi pada wanita dewasa muda. Namun, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara screentime media sosial maupun citra tubuh dengan perilaku makan pada wanita dewasa muda

ABSTRACT:
Background : The use of social media has become an inseparable part of daily life, particularly among young adult women. At this stage, individuals tend to be more sensitive to social perceptions and beauty standards portrayed on social media platforms. High exposure duration to social media, along with increased awareness of social judgments, may influence eating behavior, which in turn can affect nutritional status.
Objectives : To analyze the relationship between social media screentime and body image with eating behavior, and to analyze the relationship between eating behavior and nutritional status in young adult women.
Methods : This study employed a cross-sectional design and was conducted at the Faculty of Psychology and Health (FPK) UIN Walisongo. A total of 73 respondents were selected using the consecutive sampling method with a purposive closure. Social media screentime data were collected through the Digital Wellbeing feature on participants’ smartphones. Body image was measured using the Figure Rating Scale (FRS) questionnaire, and eating behavior was assessed using the Adult Eating Behaviour Questionnaire (AEBQ). Bivariate analysis was performed using Cramér’s V test.
Results : The majority of respondents had high social media screentime (83.6%), negative body image (97.3%), a tendency toward approach-type eating behavior (79.5%), and normal nutritional status (60.3%). Bivariate analysis showed no significant relationship between social media screentime and eating behavior (p = 0.230; r = 0.140), nor between body image and eating behavior (p = 0.296; r = 0.122). However, a significant and strong relationship was found between eating behavior and nutritional status (p = 0.001; r = 0.702).
Conclusion : There is a strong correlation between eating behavior and nutritional status in young adult women. However, no significant relationship was found between social media screentime or body image and eating behavior in this population.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Sscreentime; Media sosial; Citra tubuh; Perilaku makan; Status gizi; Wanita dewasa muda
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 613 Promotion of health
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 13211 - Gizi
Depositing User: Alvito Praba N.
Date Deposited: 07 Jan 2026 01:18
Last Modified: 07 Jan 2026 01:18
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/28913

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics