Pengaruh hardiness dan dukungan teman sebaya terhadap quarter life crisis pada mahasiswa (pulau Sumatera) tingkat akhir di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Fattahillah, Muhammad Arya (2025) Pengaruh hardiness dan dukungan teman sebaya terhadap quarter life crisis pada mahasiswa (pulau Sumatera) tingkat akhir di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2007016150_Muhammad Arya Fattahillah_Lengkap Tugas Akhir - MUHAMMAD ARYA FATTAHILLAH UIN Walisongo Semarang.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris pengaruh hardiness dan dukungan teman sebaya terhadap quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dari pulau Sumatera. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis kausalitas sebanyak 185 mahasiswa. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan jenis accidental sampling dengan teknik Non-probability sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala quarter life crisis, skala hardiness, dan skala dukungan teman sebaya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari hardiness dan dukungan teman sebaya terhadap quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dari Pulau Sumatera dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), dalam koefisien determinasi sebesar 0,522 yang artinya terdapat pengaruh hardiness dan dukungan teman sebaya terhadap quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dari Pulau Sumatera dengan persentase sebesar 52,2%. Hasil penelitian ini dapat berguna untuk pengembangan hardiness dan peningkatan dukungan teman sebaya di lingkungan kampus dapat menjadi strategi efektif untuk mengurangi risiko terjadinya quarter life crisis. Institusi pendidikan dapat mempertimbangkan untuk mengadakan program peningkatan ketahanan mental seperti layanan konseling serta menciptakan lingkungan sosial yang memiliki kesadaran terhadap quarter life crisis dan mempersiap mahasiswanya menuju dunia kerja, baik dari sesama mahasiswa, dosen, maupun staf akademik. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat lebih mampu mengelola tekanan yang dimiliki secara lebih baik, meningkatkan kesejahteraan psikologis, dan mengontrol emosionalnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hardiness; dukungan teman sebaya; quarter life crisis |
| Subjects: | 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 152 Perception, movement, emotions, drives |
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 73201 - Psikologi |
| Depositing User: | Bahrul Ulumi |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 02:41 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:41 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/28970 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
