Studi produktivitas ikan lele mutiara (Clarias Gariepinus) yang diberi pakan kombinasi ampas tahu dan fermentasi daun singkong

Khoirunisa, Rihma Aulia (2025) Studi produktivitas ikan lele mutiara (Clarias Gariepinus) yang diberi pakan kombinasi ampas tahu dan fermentasi daun singkong. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2108016034_Rihma_Aulia_K] Text (Skripsi_2108016034_Rihma_Aulia_K)
Skripsi_2108016034_Rihma_Aulia_K.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Tingginya biaya pakan dalam budidaya ikan lele yang mencapai 60-70% dari biaya produksi sehingga diperlukan adanya pakan alternatif yang dapat mengganti atau mengurangi penggunaan pakan komersial. Salah satu pakan organik yang dapat digunakan sebagai pakan alternatif yaitu ampas tahu dan daun singkong yang telah difermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pakan kombinasi ampas tahu dan fermentasi daun singkong terhadap kelulushidupan, berat mutlak, dan panjang mutlak ikan lele mutiara, serta mengkaji pengaruh efisiensi pemberian pakan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu P1 (Pakan komersial), P2 (Pakan ampas tahu), P3 (Pakan fermentasi daun singkong), P4 (Pakan ampas tahu dan fermentasi daun singkong). Parameter yang diamati mencakup kelulushidupan ikan, berat dan panjang mutlak, efisiensi pakan serta parameter lingkungan (suhu, pH, dan kadar amonia). Data kelulushidupan dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis sedangkan data berat mutlak, panjang mutlak dan efisiensi pakan dianalisis menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P4 menghasilkan kelulushidupan tertinggi sebesar 100%. Pertumbuhan berat mutlak, panjang mutlak, dan FCR berbeda nyata antar perlakuan (p < 0,05), dengan hasil tertinggi berat mutlak pada perlakuan P4 yaitu 58 gram dan hasil pertumbuhan panjang tertinggi yaitu perlakuan P1 3 cm. Efisiensi pakan terbaik ditunjukkan oleh perlakuan P4 dengan nilai FCR terendah sebesar 1,41. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran normal, dengan suhu berkisar 24–27°C, pH rata-rata mendekati netral, dan kadar amonia tertinggi tercatat pada P3 (1,50 mg/l), namun masih dalam ambang batas toleransi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Ikan lele mutiara; Ampas tahu; Fermentasi; Daun singkong; Produktivitas
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 630 Agriculture > 636 Animal husbandry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > 46201 - Biologi
Depositing User: Hizkia Chandra
Date Deposited: 19 Jan 2026 01:48
Last Modified: 19 Jan 2026 01:48
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29048

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics