Pemanfaatan bakteri rhizobium dalam meningkatkan pertumbuhan kaliandra merah (Calliandra Calothyrsus Meisn) untuk optimalisasi produksi kebun energi berkelanjutan
Fitriyani, Novita Ika (2025) Pemanfaatan bakteri rhizobium dalam meningkatkan pertumbuhan kaliandra merah (Calliandra Calothyrsus Meisn) untuk optimalisasi produksi kebun energi berkelanjutan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Skripsi_2108016093_Novita_Ika_Fitriyani.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Peningkatan kebutuhan energi nasional mendorong pemanfaatan sumber energi terbarukan, salah satunya melalui budidaya Calliandra calothyrsus Meisn. Ketersediaan nitrogen yang rendah di dalam tanah menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh enam spesies bakteri Rhizobium asal InaCC terhadap pertumbuhan kaliandra merah. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan RAL satu faktor, dalam dua tahap: (1) seleksi bakteri Rhizobium potensial berdasarkan kemampuan mendorong perkecambahan dan (2) optimalisasi pertumbuhan serta produksi biomassa tanaman. Karakterisasi fisiologis meliputi penambatan nitrogen, pelarutan fosfat, dan produksi IAA. Hasil uji menunjukkan keenam spesies mampu menambat nitrogen. Tiga spesies mampu melarutkan fosfat: R. radiobacter (2,48), R. rosettiformans (2,46), dan R. tropici (2,40). Produksi IAA tertinggi ditunjukkan oleh R. caliandrae (60,36 mg/L), diikuti R. cellulosilyticum, R. leguminosarum; dan R. radiobacter sedangkan R. tropici dan R. rosettiformans tidak menghasilkan IAA. Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, jumlah cabang, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah bintil akar, serta bobot kering tajuk, akar, dan total tanaman. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT pada taraf nyata 5%. Semua spesies berpengaruh nyata terhadap perkecambahan kaliandra merah, dengan R. cellulosilyticum (InaCC B42) sebagai spesies terbaik (indeks perkecambahan 51,2; persentase perkecambahan 92% pada hari ke-21). Inokulasi spesies tersebut dengan pupuk NPK dosis 25% memberikan hasil setara pemupukan penuh, sehingga berpotensi mengurangi penggunaan pupuk anorganik hingga 75% dalam pengembangan kebun energi berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biomassa; Calliandra calothyrsus; Fiksasi nitrogen; Rhizobium; Bakteri |
| Subjects: | 500 Natural sciences and mathematics > 570 Biology > 579 Natural history of microorganisms, fungi, algae |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > 46201 - Biologi |
| Depositing User: | Hizkia Chandra |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 02:45 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 02:45 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29057 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
