Struktur komunitas plankton pada tambak udang Marine Science Techno Park

Muhammad, Sadad Noor (2024) Struktur komunitas plankton pada tambak udang Marine Science Techno Park. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_1808016016_Sadad] Text (Skripsi_1808016016_Sadad)
Skripsi_1808016016_Sadad.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia dengan panjang 95.185 kilometer, ada juga lebih dari 3 juta hektar lahan pesisir yang dapat digunakan untuk tambak udang. Perubahan keadaan suatu perairan dapat disebabkan secara alami maupun buatan, keadaan perairan dipengaruhi oleh berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, baik kegiatan yang dilakukan di darat maupun di perairan yang bersangkutan. Jadi struktur komunitas plankton berfungsi untuk mengetahui berapa jumlah plankton dan bahan organik untuk dimanfaatkan kembali sebagai sumber nutrisi, dan masing-masing jenis mempunyai produksi metabolis yang berbeda-beda yang dapat membahayakan lingkungannya. Penelitian ini diharapkan dapat membantu tingkat hasil panen udang yang baik dengan mengetahui kualitas air dan struktur komunitas plankton yang berguna untuk pembudidaya. Pengambilan data lokasi menggunakan metode purposive random sampling, pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian di Tambak Udang Vaname PT. Riz.Samudera MSTP, Jepara yaitu dengan mengambil sampel air untuk dianalisis di laboratorium dan pengukuran langsung di lapangan. Pengukuran kualitas air secara in situ dan ex situ. Parameter yang dianalisis secara in situ yaitu: intensitas cahaya dan DO (Dissolved Oxygen), sedangkan parameter yang dianalisis di laboratorium yaitu nitrit, amonia, pH, dan salinitas serta komunitas plankton. Plankton yang ditemukan ada 7 genus yaitu terbagi dalam, kelas Green Algae yang terdiri dari genus: Chlorella dan Tetraselmis, kelas BlueGreen Algae terdiri dari genus: Microcystis, kelas Chrysophyta terdiri dari genus: Navicula, kelas Protozoa yang terdiri dari genus: Dleptus, Dysteria, dan Euplotes. Hasil pencacahan plankton pada delapan kolam budidaya udang diperoleh 4 kelas. Pencacahan plankton pada kelas Green Algae dengan persentase 27%, kelas BlueGreen Algae dengan persentase 2%, kelas Chrysophyta 61% dan untuk kelas Protozoa diperoleh 10%. Nilai indeks keanekaragaman (H’) yang diperoleh, yaitu 0,47 - 1,05, berada pada kondisi rendah dalam kisaran 3. Selanjutnya, nilai indeks keseragaman (E) diperoleh 0,24 - 0,91, yang menunjukkan bahwa termasuk kategori kecil keseragaman populasi plankton. Kemudian, nilai indeks dominasi (D) diperoleh 0,41 - 0,76 dimana nilai (D) mendekati nilai 0 yang berarti bahwa kelimpahan setiap genus terlihat tidak ada yang mendominasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Plankton; Kualitas air; Struktur komunitas plankton; Tambak udang
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 590 Animals (Zoological sciences) > 592 Invertebrates
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > 46201 - Biologi
Depositing User: Hizkia Chandra
Date Deposited: 20 Jan 2026 00:57
Last Modified: 20 Jan 2026 00:57
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29060

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics