Sintesis pupuk organik granul dari limbah organik padat dengan ekstrak fermentasi kulit pisang kepok dan mangga manalagi sebagai binder serta zeolit sebagai agen lepas lambat

Sabilatussalwa, Nova (2025) Sintesis pupuk organik granul dari limbah organik padat dengan ekstrak fermentasi kulit pisang kepok dan mangga manalagi sebagai binder serta zeolit sebagai agen lepas lambat. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2108036045_Nova_Sabilatussalwa] Text (Skripsi_2108036045_Nova_Sabilatussalwa)
Skripsi_2108036045_Nova_Sabilatussalwa.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk Indonesia mendorong penggunaan pupuk anorganik secara masif, yang berisiko merusak tanah dan lingkungan. Pupuk organik granul (POG) menjadi alternatif ramah lingkungan, meskipun kandungan kalium umumnya pupuk masih rendah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan POG berbahan organik dan ekstrak limbah kulit pisang kepok dan mangga manalagi sebagai binder, serta mengkaji pengaruh variasi perbandingan ekstraknya terhadap kandungan N, P, K dan kemampuan lepas lambat kalium. Limbah kulit buah diekstrak, diuji N, P, K. Ekstrak difermentasi dalam lima variasi komposisi (0:100, 25:75, 50:50, 75:25, 100:0), dianalisis unsur haranya, dan formulasi terbaik digunakan sebagai binder dalam pembuatan POG dengan penambahan zeolit sebagai agen pelepas lambat. POG yang dihasilkan dianalisis kandungan unsur haranya, diuji pola pelepasan kalium dalam media air selama 420 menit, serta dibandingkan dengan POG komersil (POGK). Hasil menunjukkan variasi binder ekstrak kulit pisang kepok dan mangga manalagi mempengaruhi kandungan unsur hara ekstrak fermentasi, dengan menghasilkan komposisi keseimbangan unsur hara terbaik berasal dari binder ekstrak fermentasi 25:75. POG dengan binder ekstrak fermentasi 25:75 yang dihasilkan mengandung K 3,66%, N 1,53%, dan P 1,35%, dengan kalium telah memenuhi SNI 7763:2024 untuk pupuk organik padat (≥2%). Uji pelepasan lambat menunjukkan POG melepaskan kalium lebih lambat dibandingkan POGK, penambahan zeolit terbukti berperan penting dalam mengendalikan pelepasan tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kulit pisang kepok; Kulit mangga manalagi; Pupuk organik; Granul; Lepas lambat; Kalium; Zeolit
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 540 Chemistry and allied sciences > 547 Organic chemistry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > 47201 - Kimia
Depositing User: Hizkia Chandra
Date Deposited: 20 Jan 2026 01:27
Last Modified: 20 Jan 2026 01:27
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29075

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics