Pengaruh cyberbullying dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri di kalangan remaja
Kharisma, Alfiani (2025) Pengaruh cyberbullying dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri di kalangan remaja. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2107016034_Alfiani Kharisma_Lengkap Tugas Akhir - ALFIANI KHARISMA 2107016034.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Tingginya angka bunuh diri di kalangan remaja menjadi isu kesehatan mental yang kian mengkhawatirkan, terutama di era digital yang membuka ruang bagi berbagai bentuk kekerasan daring. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah meningkatnya kasus cyberbullying yang sering tidak disadari dampaknya terhadap kondisi psikologis remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberbullying dan dukungan sosial terhadap ide bunuh diri pada remaja pengguna media sosial. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya kasus ide bunuh diri di kalangan remaja serta semakin meningkatnya paparan terhadap cyberbullying dalam aktivitas daring, khususnya melalui media sosial. Penelitian ini melibatkan 316 remaja berusia 19–24 tahun yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Mayoritas partisipan adalah perempuan (74,7%) dan sisanya laki-laki (25,3%). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Instrumen yang digunakan terdiri dari tiga skala, yaitu skala ide bunuh diri, skala cyberbullying, dan skala dukungan sosial, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, cyberbullying berpengaruh positif dan signifikan terhadap ide bunuh diri (β = 0,964; p < 0,001), sementara dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ide bunuh diri (β = –0,141; p = 0,023). Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap ide bunuh diri dengan nilai F = 665,414 dan p < 0,001. Model regresi yang terbentuk memiliki nilai Adjusted R² sebesar 0,808, yang berarti 80,8% variasi ide bunuh diri dapat dijelaskan oleh variabel cyberbullying dan dukungan sosial secara bersama-sama. Temuan ini menegaskan bahwa cyberbullying merupakan faktor risiko yang serius terhadap ide bunuh diri, sedangkan dukungan sosial menjadi faktor pelindung yang penting.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bunuh diri; cyberbullying; dukungan sosial |
| Subjects: | 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 152 Perception, movement, emotions, drives |
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 73201 - Psikologi |
| Depositing User: | Bahrul Ulumi |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 04:50 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 04:50 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29114 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
