Pengaruh fear of missing out (fomo) dan loneliness terhadap adiksi media sosial pada perantau di kota Semarang
Herawati, Nadia Prima (2025) Pengaruh fear of missing out (fomo) dan loneliness terhadap adiksi media sosial pada perantau di kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2107016048_Nadia Prima Herawati_Full Skripsi - NADIA PRIMA HERAWATI 2107016048.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan ntuk menguji secara empiris pengaruh fear of missing out (FoMO) dan loneliness terhadap adiksi media sosial pada perantau di Kota Semarang dengan subjek penelitian sebanyak 280 responden pada rentang usia 18-
34 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel penelitian secara purposive sampling. Untuk menguji hipotesis penelitian, digunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil dari hipotesis pertama, yaitu pengaruh fear of missing out (FoMO) terhadap adiksi media sosial diterima, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan koefisien regresi bernilai 0,692. Artinya, semakin tinggi fear of missing out individu, maka akan semakin tinggi pula tingkat adiksi media sosialnya. Hasil dari hipoteses kedua yang berbunyi pengaruh loneliness terhadap adiksi media sosial memiliki nilai signifikansi sebesar 0,019 (p<0,05) serta koefisien regresi bernilai 0,102 yang menandakan bahwa hipotesis tersebut diterima. Artinya, apabila seseorang memiliki tingkat loneliness yang tinggi, maka adiksi media sosial pada individu tersebut juga tinggi, begitu juga sebaliknya. Uji hipotesis ketiga yang menguji pengaruh fear of missing out (FoMO) dan loneliness terhadap adiksi media sosial memiliki nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dan nilai R square sebesar 0,406 atau 40,6%, hal ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel independen yaitu fear of missing out (FoMO) dan loneliness terhadap adiksi media sosial sebagai variabel dependen. Artinya, ketika individu tersebut memiliki fear of missing out (FoMO) dan loneliness dalam kategori tinggi maka individu tersebut akan memiliki tingkat adiksi media sosial yang tinggi pula, begitupun sebaliknya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adiksi media sosial; fear of missing out; loneliness |
| Subjects: | 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 152 Perception, movement, emotions, drives |
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 73201 - Psikologi |
| Depositing User: | Bahrul Ulumi |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 02:21 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 02:21 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29151 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
