Analisis hukum pidana Islam dan hukum positif terhadap dakwaan penuntut umum pada putusan nomor 69/Pid.B/2022/PN Kds tentang tindak pidana kealpaan yang mengakibatkan kematian pada orang lain dalam kecelakaan lalu lintas

Lutfi, Muhammad Hasan (2025) Analisis hukum pidana Islam dan hukum positif terhadap dakwaan penuntut umum pada putusan nomor 69/Pid.B/2022/PN Kds tentang tindak pidana kealpaan yang mengakibatkan kematian pada orang lain dalam kecelakaan lalu lintas. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2002026089_Muhammad_Hasan_Lutfi] Text (Skripsi_2002026089_Muhammad_Hasan_Lutfi)
Skripsi_2002026089_Muhammad_Hasan_Lutfi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang sering terjadi dan kerap kali disebabkan oleh kelalaian pengemudi. Dalam sistem hukum Indonesia, kealpaan yang mengakibatkan kematian diatur dalam Pasal 359 KUHP serta Pasal 310 dan 311 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kasus dalam Putusan Nomor 69/Pid.B/2022/PN Kds, di mana terdakwa mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk dan tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM), yang mengakibatkan kematian pengendara lain. Namun, Jaksa Penuntut Umum menggunakan Pasal 311 ayat (4) UU LLAJ, yang mana pasal tersebut hanya menyoroti unsur kealpaan umum tanpa mempertimbangkan pelanggaran lain yang justru memperkuat unsur kelalaian berat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan menjadikan putusan sebagai data sekunder. Metode ini berbasis penelitian kepustakaan (library research).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwaan jaksa belum sepenuhnya mencerminkan unsur kelalaian berat secara lengkap baik menurut hukum positif maupun hukum pidana Islam. Dalam hukum Islam, kealpaan yang menyebabkan kematian (qatl al-khāṭa’) mengandung unsur tanggung jawab moral yang kuat dan menuntut adanya hubungan sebab-akibat langsung. Penelitian ini menilai bahwa jaksa seharusnya menggabungkan lebih banyak unsur hukum untuk menghadirkan dakwaan yang lebih adil dan komprehensif.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tindak pidana kealpaan; Kecelakaan lalu lintas; Dakwaan; Hukum pidana Islam; Hukum pidana positif
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam
Depositing User: Arya Faith Pratama
Date Deposited: 03 Feb 2026 02:13
Last Modified: 03 Feb 2026 02:13
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29183

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics