Penerapan sanksi pidana dalam Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang pencemaran lingkungan perspektif hukum pidana Islam : studi kasus home industry batik di Kecamatan Buaran Pekalongan
Khotimah, Khusnul (2025) Penerapan sanksi pidana dalam Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang pencemaran lingkungan perspektif hukum pidana Islam : studi kasus home industry batik di Kecamatan Buaran Pekalongan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Sripsi_2102026037_Khusnul_Khotimah.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Pencemaran lingkungan oleh pelaku home industry batik sudah menjadi permasalahan yang serius khususnya di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Permasalahan lingkungan tersebut diatur dalam regulasi daerah Nomor 2 Tahun 2022. Perilaku pemilik home industri batik dengan tidak mengelola limbah, membuang limbah sembarangan mengakibatkan lingkungan yang tercemar. Namun penegakan sanksi terkait permasalahan tersebut masih kurang, sehingga diperlukan penelitian terkait sanksi yang ditetapkan bagi pelaku home industri batik ditinjau berdasarkan peraturan daerah dan hukum pidana Islam.
Metode penelitian yang digunakan penulis yaitu metode kualitatif dengan pendekatan hukum empiris (non doktrinal) yaitu untuk menganalisis perilaku dari para pemilik home industry batik dalam mengelola limbah batik. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer. Metode penelitian yaitu wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian yang didapatkan yaitu pertama tindakan pencemaran lingkungan oleh home industry batik bertentangan Perda Nomor 2 Tahun 2022. Maka untuk itu, pelaku home industry batik yang melakukan pencemaran dijatuhi sanksi pidana sesuai dengan ketetapan pidana dalam Perda yaitu pidana kurungan 6 bulan atau denda paling banyak Rp.50.000.000.- Kedua, tindakan pelaku home industry batik termasuk tindakan pencemaran yang dalam perspektif hukum pidana Islam dikategorikan sebagai jarimah takzir dengan unsur-unsur jarimah yang telah terpenuhi. Serta sanksi yang tidak dijelaskan secara spesifik dalam al-Quran maka diserahkan kepada hakim.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jarimah; Peraturan daerah; Sanksi pidana; Home industry batik; Pencemaran lingkungan |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Arya Faith Pratama |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 02:19 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 02:19 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/29190 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
